Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Tradisi Nyadran Dusun Pokoh - Karanganyar, Jawa Tengah |
Tradisi nyadran di Dusun Pokoh, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di beberapa tempat yaitu di makam atau pasarean leluhur, di punden Mbah Randu, punden Mbah Dipoijoyo dan di rumah penduduk yang hendak melakukan hajatan. Tradisi nyadran di Dusun Pokoh dilaksanakan pada hari kamis dan dimulai pada pukul 2 siang hingga menjelang maghrib. Ubarmpe yang diperlukan dalam tradisi nyadran tersebut antara lain kemenyan, kembang telon dan makanan-makanan berupa sego asahan beserta lauk pauknya, sego uduk, ingkung ayam dan jajan pasar. Sesaji yang telah disiapkan tersebut kemudian dibawa ke tempat dilaksanakannya tradisi nyadran. Masyarakat yang mengikuti tradisi nyadran kemudian melakukan doa bersama yang dipimpin oleh Mbah Modin. Setelah didoakan makanan yang telah dibawa tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat yang datang dan masyarakat sekitar yang tidak bisa hadir.
Tradisi nyadran mempunyai fungsi sebagai kebutuhan sosial bagi masyarakat Dusun Pokoh. Kebutuhan sosial tersebut antara lain kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat, kebutuhan saling tolong menolong dan kebutuhan bersama untuk melestarikan tradisi leluhur mereka. Tradisi nyadran bagi masyarakat Dusun Pokoh juga merupakan kebutuhan spiritual antara manusia dengan Tuhan. Tradisi nyadran tetap dilaksanakan oleh masyarakat Dusun Pokoh karena mereka sangat menghormati para leluhurnya. Tradisi ini oleh masyarakat Dusun Pokoh dilakukan sebagai ungkapan syukur atas segala nikmat yang telah diperoleh yang diungkapkan dalam bentuk selamatan dan sedekah. Tradisi nyadran juga mempunyai nilai silaturahmi dimana ketika salah seorang masyarakat Dusun Pokoh mempunyai hajatan nyadran maka masyarakat yang ada disekitarnya akan datang untuk membantu mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk ritual tradisi nyadran. Tradisi nyadran juga juga berdampak pada tradisi lain yang ada di Dusun Pokoh yaitu tradisi upacara pernikahan. Dalam kepercayaan masyarakat Dusun Pokoh bahwa mereka tidak akan melaksanakan upacara pernikahan kalau belum melaksanakan ritual tradisi nyadran.