Ndeso Pecel - Surakarta, Jawa Tengah

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaNdeso Pecel - Surakarta, Jawa Tengah
Karya BudayaKemahiran Kerajinan Tradisional
Karya Budaya SubMakanan / Minuman Tradisional
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasNanik Farida
Pencatat Karya BudayaTh. Esti Wuryansari, S.Ant.
NarasumberNanik Farida
ProvinsiJawa Tengah
Kabupaten/KotaKOTA SURAKARTA
Penginput DataDwi Hastuti, S.Pd.
Kota Solo kaya akan berbagai macam kuliner, salah satu kuliner yang bisa kita nikmati adalah pecel ndeso. Kuliner pecel dari Solo ini berbeda dengan pecel yang ada di daerah lain. Pecel dari Solo ini dikenal dengan sebutan pecel ndeso. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari bentuk penyajian pecel sayuran ini yang disajikan dengan siraman sambel wijen. Penyajian pecel ndeso biasanya disajikan dengan menggunakan daun pisang. Isian dari pecel ndeso terdiri dari nasi merah yang disajikan dengan beragam sayuran hijau rebus antara lain bayam, kangkung, jantung pisang, kembang turi, daun pepaya dan tauge/kecambah, kenikir, lembayung dan kecipir kemudian disiram dengan bumbu pecel. Bumbu pecel yang digunakan pun berbeda yaitu menggunakan bumbu pecel yang terbuat dari wijen hitam bukan dari kacang tanah. Dalam penyajian pecel ndeso juga dilengkap dengan kerupuk karak. Beberapa penjual pecel ndeso yang salah satunya adalah Nanik Farida juga menambahkan dengan bothok mandingan (petai china) dan bongko yang terbuat dari kacang tholo yang dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus. Cara membuat bumbu pecel wijen hampir sama dengan pembuatan bumbu pecel dari kacang tanah dengan beberapa tambahan bumbu-bumbu rempah yang terdiri dari daun jeruk, kencur, dan bawang.