Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Ngaturi Dhahar - Banyuwangi, Jawa Timur |
| Karya Budaya | Adat Istidat Masyarakat |
| Karya Budaya Sub | Upacara Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | Subiyantoro, S.Sn. |
| Narasumber | - |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KAB. BANYUWANGI |
| Penginput Data | Dwi Hastuti, S.Pd. |
Ngaturi dhahar merupakan upacara yang bertujuan untuk membersihkan seluruh anggota keluarga dari berbagai cobaan hidup dengan cara mengadakan selamatan. Upacara tersebut diselenggarakan oleh masyarakat Osing yang bermukim di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Upacara ngaturi dhahar dilakukan oleh setiap keluarga setahun sekali pada malam jumat atau malam senin.
Dalam upacara tersebut keluarga yang punya hajat akan mengundang kerabat dan tetangga dekat. Rangkaian uba rampe yang dipersiapkan terdiri atas tujuh piring jenang atau bubur yang terbagi dalam enam piring bubur merah dan satu piring bubur putih; jenang sengkala (bubur lima warna: bubur merah, bubur putih, bubur ketan hitam, bubur jagung, dan bubur kacang hijau), beberapa sisir pisang mas atau sebanyak jumlah anggota keluarga yang mengadakan hajatan, tujuh bungkus nasi golong (nasi putih dengan lauk telur dan pecel pitik), nasi goreh (nasi putih dengan lauk ayam, gimbal jagung, kerupuk, sawur/kelapa goreng), mentimun, lima buah cabe merah, dan jangan lembarang (ayam masak santan).
Ngaturi dhahar merupakan upacara yang bertujuan untuk membersihkan seluruh anggota keluarga dari berbagai cobaan hidup dengan cara mengadakan selamatan. Upacara tersebut diselenggarakan oleh masyarakat Osing yang bermukim di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Upacara ngaturi dhahar dilakukan oleh setiap keluarga setahun sekali pada malam jumat atau malam senin.
Dalam upacara tersebut keluarga yang punya hajat akan mengundang kerabat dan tetangga dekat. Rangkaian uba rampe yang dipersiapkan terdiri atas tujuh piring jenang atau bubur yang terbagi dalam enam piring bubur merah dan satu piring bubur putih; jenang sengkala (bubur lima warna: bubur merah, bubur putih, bubur ketan hitam, bubur jagung, dan bubur kacang hijau), beberapa sisir pisang mas atau sebanyak jumlah anggota keluarga yang mengadakan hajatan, tujuh bungkus nasi golong (nasi putih dengan lauk telur dan pecel pitik), nasi goreh (nasi putih dengan lauk ayam, gimbal jagung, kerupuk, sawur/kelapa goreng), mentimun, lima buah cabe merah, dan jangan lembarang (ayam masak santan).