Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Tari Kendalen Wirayuda - Semarang, Jawa Tengah |
| Karya Budaya | Seni Pertunjukan |
| Karya Budaya Sub | Seni Tari |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | Dwi Hastuti, S.Pd. |
| Narasumber | http://lib.unnes.ac.id/8969/ |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. SEMARANG |
| Penginput Data | Dwi Hastuti, S.Pd. |
Sejarah:
Kesenian Tari Kendalen Wiroyudo muncul dan berkembang hanya di Dusun Kendal, Desa Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Diskripsi:
Seni Tari Kendalen merupakan kesenian tradisional yang hanya ada di Dusun Kendal, Desa Jetak Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Seni Tari Kendalen adalah kesenian Kuda Lumping . Kesenian ini memiliki keunikan pada gerak-gerak mengendalikan kuda yang terbuat dari kepang atau anyaman bambu. Kesenian Kendalen Wirayuda dipentaskan pada acara-acara tertentu dan bertempat di tempat terbuka
Dalam pementasan Seni Tari Kendalen Wirayuda menampilkan tari-tarian dengan iringan suara gamelan yang membawakan gendhing-gendhing dan nyanyian Jawa. Bentuk penyajiannya dibagi dalam dua babak yaitu babak Bendrong dan babak Umbaran yang terdiri dari pembukaan, penyajian tari atau tari inti, dan penutup. Masing-masing babak ditarikan oleh 14 penari putra dengan properti kuda lumping. Penyajian seni tari Kendalen didukung unsur-unsur iringan, properti, tempat pentas,tata rias, dan busana.