Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaTempe manding - Gunung Kidul, DIY
Tempe manding merupakan salah satu makanan khas yang ada di Gunung Kidul. Tempe manding terbuat dari dari bahan dasar biji manding yang banyak tumbuh di daerah pedesaan. Adapun bahan yang diperlukan untuk membuat tempe manding yaitu manding, bekatul, dan ragi sebagai bahan untuk fermentasi. Cara membuat tempe manding seperti layaknya membuat tempe kedelai. Pertama-tama manding yang sudah dikupas dari polongnya dijemur sampai kering. Manding yang sudah kering direndam selama 12 jam. Kemudian dicuci sampai bersih sampai lender atau kotoran yang ada di biji manding hilang. Setelah bersih manding dikukus sampai lunak agar mudah dikupas. Untuk lebih mudah proses pengupasan biji manding yang sudah dikukus dimasukkan ke dalam karung yang bersih kemudian diremas-remas. Biji manding yang sudah terkupas dicuci dan direndam selama 12 jam agar lender yang ada di biji manding benar-benar hilang. Angkat biji manding dari rendaman kemudian ditiriskan untuk selanjutnya dicampur dengan bekatul dengan perbandingan 10 : 1, sehingga untuk manding 10 Kg dibutuhkan bekatul sebanyak 1 Kg bekatul. Bekatul berfungsi untuk mempercepat proses perkembangan jamur. Proses selanjunya manding yang telah dicampur dengan bekatul dikukus selama 1 jam . Kemudian manding yang sudah masak diangkat dan didinginkan. Setelah dingin baru dicampur dengan ragi secukupnya, dengan perbandingan untuk 1Kg diperlukan 1 Gram ragi. Manding yang sudah dicampur dengan ragi selanjunya dibungkus dengan daun jati dengan diberi alas daun pisang. Proses fermentasi cukup 1 malam. Tempe manding siap untuk dimasak sesuai dengan selera. Tempe manding bisa dimasak berbagai camilan atau bisa juga sebagai lauk, antara lain : mendoan, besengek, oseng-oseng, dan tempe bacem. Tempe manding mempunyai rasa yang enak seperti layaknya tempe kedalai. Selain enak tempe manding juga mengandung protein yang tak kalah dengan tempe kedelai