Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Keripik Paru - Sumenep, Jawa Timur |
Keripik paru merupakan jenis camilan atau makanan ringan khas Sumenep dengan bahan dasar paru sapi. Keripik paru ini menjadi camilan favorit masyarakat Sumenep sejak dulu kala. Rasanya gurih dan renyah. Bahan dasar yang digunakan untuk membuat keripik paru yakni paru sapi Madura, tepung, minyak goreng dan beberapa bumbu rempah. Daerah yang paling terkenal sebagai penghasil keripik paru di wilayah Sumenep yakni di Dusun Karang Panasan, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep,Jawa Timur. Desa Pabian merupakan tempat produksi kripik paru yang turun temurun dari nenek moyangnya. Keripik Paru yang dihasilkan oleh perajin di Desa Pabian ini khusus dari paru sapi yang berkualitas tinggi yakni dari sapi Madura. Salah satu perajin kripik paru yang ada di Desa Pabian yakni Bp. H Alim yang memulai usaha membuat keripik paru sejak tahun 1984. Keripik Paru produksi H. Alim paling dicari di antara Keripik Paru produk lain.
Proses pembuatan Kripik Paru memakan waktu cukup lama yakni dari proses paru yang masih basah sampai paru yang sudah menjadi keripik. Paru yang masih segar dicuci terlebih dahulu. Kemudian dipotong-potong tipis selanjutnya dijemur di bawah terik sinar matahari. Cara menjemur paru dengan alat bambu yang dibuat sedemikian rupa sehingga menjadikan paru kering dengan sempurna. Proses penjemuran paru memerlukan waktu 1 hingga 2 hari. Setelah paru sudah kering paru siap digoreng. Sebelumnya disiapkan tepung yang diberi bumbu bawang putih, telor dan garam. Untuk 1 kg dibutuhkan 1 ons bawang putih dan 3 butir telor. Tepung dan bumbu dicampur rata menjadi adonan sedemikian rupa sehingga adonan bener-benar pas tingkat kekentalanya untuk menghasilkan Keripik Paru yang gurih dan renyah. Kemudian paru dimasukkan adonan tepung terlebih dahulu baru digoreng dengan minyak panas hingga kering. Pada proses penggorengan Keripik Paru produksi H. Alim minyak goreng hanya digunakan untuk 2X penggorengan saja. Sehingga Keripik Paru bersih dan rasanya enak, gurih, dan renyah. Setelah matang keripik paru siap dikemas dan siap untuk dipasarkan.
Pemasaran keripik paru selain disetorkan dipertokoan, restoran, toko camilan dan juga di warung-warung kecil di Sumenep. Untuk menjaga kepercayan konsumen produksi Kripik Paru H. Alim ini terdiri dari dua macam, yakni kripik yang berkualitas no satu dan ada keripik Paru yang berkualitas di bawahnya atau kualitas biasa. Hal ini karena satiap paru sapi tidak semua dapat dibuat keripik kualitas tinggi. Ada sebagian yang harus dipisahkan karena kualitasnya kurang baik. Oleh karena itu maka ada perbedaan kualiatas Keripik Paru produksi H. Alim. Perbedaan kualitas Keripik Paru mempengaruhi harga, Keripik Paru yang kualitas yang bagus atau nomor satu harganya lebih tinggi dibanding dengan kualitas yang nomor dua.
Namun demikian keduanya mempunyai rasa enak, gurih dan renyah.