Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaPattola - Sumenep, Jawa Timur
Pattola merupakan salah satu dari sekian banyak makanan khas yang unik dan enak di Kabupaten Sumenp, Jawa Timur. Ada dua macam makanan yang bernama Pattola, yakni pattola sejenis kerupuk atau yang disebut dengan kerupuk pattola dan Pattola basah atau ada yang menyebut dengan Pattola. Pattola sejenis kue basah ini terbuat dari bahan dasar tepung beras yang dibentuk menyerupai kerupuk. Pattola sudah ada sejak zaman kemerdekaan dan dahulu oleh pemerintah Sumenep sering dijadikan sebagai sajian setiap ada acara kenegaraan. Pattola mempunyai tampilan yang berwarna warni dan teksturnya kenyal, sehingga sangat menarik untuk dinikmati. Rasanya manis dan gurih, dan banyak disukai oleh masyarakat Sumenep. Pattola sangat cocog jika dihidangkan pada saat puasa Ramadhan yakni untuk menu buka puasa. Sehingga pada bulan Ramadhan Pattola banyak warung-warung maupun di rumah makan yang menyediakan Pattola sebagai menu buka puasa. Namun demikian pada saat ini tidak hanya pada bulan Ramadhan saja kita bisa menikmati sajian Pattola. Pada hari-hari biasapun kita dapat menikmati manis dan gurihnya kuliner khas Sumenep ini tanpa harus membuat sendiri, karena ada warung yang menyediakan menu Pattola pada setiap harinya. Warung Pattola tersebut terletak di Jln Yos Sudarso No. 82 Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yakni Warung Pattola Ijo milik Ibu Sri. Pattola yang dijajakan oleh Ibu Sri merupakan resep yang diwariskan secara turun temurun dari orang tuanya. Ibu Sri merupakan generasi ke-3 pembuat Pattola. Pattola buatan Bu Sri ini sangat terkenal dan laris. Karena rasanya yang enak dan lebih awet dibandingkan dengan Pattola yang lain, yakni dapat bertahan hingga12 jam, asalkan antara Pattola dan kuahnya dibungkus terpisah. Pada bulan Ramadhan produksi Pattola meningkat dibandingkan pada hari-hari biasa karena banyak pesanan yang akan dijual lagi. Bahan dasar untuk membuat Pattola terdiri dari tepung beras, santan, gula pasir dengan bahan tambahan berupa pewarna makanan dan daun pandan. Sedangkan bahan untuk membuat kuah Pattola, yakni gula aren, santan dan garam. Proses pembuatan Pattola dengan cara dikukus. Caranya, siapkan bahan Pattola yang terdiri dari tepung beras, gula pasir, santan, garam dan pewarna makanan. Campur semua bahan kemudian dimasak di atas api kecil, hingga membentuk adonan yang tadinya cair menjadi menggumpal. Kemudian adonan diangkat dan dibagi menjadi 3 bagian, bagian yang pertama diberi warna hijau, bagian yang kedua diberi warna merah dan bagian lainnya dibiarkan berwarna putih. Selanjutnya ambil adonan masukkan ke dalam cetakan yang sudah diolesi dengan minyak. Setelah dicetak menjadi sperti kerupuk, letakkan di atas daun pisang supaya tidak lengket. Kukus Pattola di atas api yang sedang selama kurang lebih 15 menit atau sampai matang. Kemudian angkat. Untuk membuat kuah santan, campurkan gula aren yang telah dipotong kecil-kecil agar mudah larut, gula pasir, santan dan daun pandan. Masak di atas api sedang sambil diaduk hingga kuah mendidih. Kemudian angkat. Pattola siap untuk dihidangkan. Cara menghidangkan kue ini cukup sederhana, yakni kue pattola yang sudah masak diletakkan di atas piring. Tuangkan kuah santan dengan gula aren. Pattola siap untuk dinikmati dengan menggunakan sendok. Pattola dapat dinikmati baik dalam keadaan masih panas ataupun dingin.