Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaMaco - Sumenep, Jawa Timur
Maco merupakan salah satu jenis kue jajanan unik lain khas Sumenep. Kalu mendengar nama jajanan ini kita akan membayangkan seperti gaya atau penampilan seorang laki-laki, namun Maco merupakan jajanan sejenis camilan berbahan dasar beras ketan dan gula merah yang diolah sedemikian rupa hingga makanan ini mempunyai tampilan yang berwarna merah putih. Kue Maco mempunyai rasa manis dan gurih. Rasa manis kue ini didapat dari gula jawa yang membalut krupuk tepung ketan. Sedangkan rasa gurihnya didapat dari krupuk ketan dan ketan yang berwarna merah dan putih yang ditaburkan pada lapisan paling luar dari kue maco. Sehingga penampilan kue maco sangat indah karena taburan ketan yang berwarna merah dan putih. . Kue maco sudah lama ada di Sumenep. Namun sejak kapan dan siapa yang pertama kali membuat kue maco ini tidak diketahui secara pasti. Seperti yang dijelaskan oleh Ibu Ida yang menekuni usaha pembuatan Maco yang berlabel UD Maryani. Kemudian Ibu Ida mewariskan keahlian membuat Maco ini kepada anaknya yang bernama Ibu Indah. Sehingga UD Maryani yang memproduksi kue Maco saat ini dikelola oleh Ibu Indah yang merupakan generasi ke-4 dari UD Maryani. Proses pembuatan kue Maco, untuk membuat krupuknya, tepung ketan dicampur dengan air secukupnya kemudian direbus hingga mendidih. Setelah mengembang dan masak, kemudian dipipihkan dan diptong-potong, selanjutnya dijemur baru kemudian digoreng. Sedangkan untuk membuat ketan merah putih yang diaburkan pada kue maco, beras ketan yang sudah direndam, kemudian dicuci sampai bersih. Setelah itu ketan yang sudah bersih dibagi menjadi dua, satu bagian diberi pewarna dan satu bagian lainnya dibiarkan berwarna putih lalu dikukus. Setelah matang ketan dicuci kembali agar biji ketan terpisah antara satu dan yang lainnya, lalu dijemur. Ketan yang sudah kering digoreng dengan minyak goreng hingga matang. Langkah selanjutnya, pembuatan semacam gulali yang dibuat dari gula merah untuk memberi rasa manis dari kue maco. Gulali yang sudah jadi kemudian dibalutkan pada krupuk ketan dan sekaligus untuk menempelkan ketan warna merah putih yang telah digoreng, Proses pembuatan gulali dengan merebus gula merah dan air hingga gula merah mengental. Tingkat kekentalan rebusan gula merah harus benar-benar pas. Proses berikutnya krupuk ketan dimasukan ke dalam rebusan gula yang sudah mengental, baru kemudian diangkat dan ditaburi dengan ketan yang berwarna merah putih. Jadilah kue Maco yang biasanya disukai oleh anak-anak.