Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Man Reman - Sumenep,Jawa Timur |
Man Reman merupakan jajanan khas Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Man reman terbuat dari bahan dasar tepung ketan, gula aren dan santan. Bentuknya pipih, dan berlubang lubang seperti sarang burung. Rasanya manis, gurih dan renyah. Tidak diketahui dengan pasti kapan jajanan ini mulai ada di Kalianget, Sumenep. Seperti yang diceritakan Ibu Iin Suud yang beralamat di Jln Hayam Wuruk Rt 1/Rw 5 Dusun Tambangan, Kalianget Timur, Sumenep bahwa sejak masih kecil jajanan ini sudah ada dan hingga sekarang Man Reman masih menjadi jajanan favorit pada hari Raya Idul Fitri. Ibu Iin Suud sendiri ahli dalam pembuatan Man Reman. Keahliannya dalam membuat jajanan Man Reman merupakan warisan dari nenek buyutnya. Man Reman hasil produksi Ibu Iin Suud sangat terkenal dan paling dicari orang. Apalagi pada saat menjelang hari Raya Idul Fitri produksi Man Reman mengalami kenaikan karena banyak permintaan.
Proses pembuatan jajanan Man Reman sangat unik dan membutuhkan ketrampilan tersendiri, oleh karena itu tidak sembarang orang bisa membuat Man Reman dengan sempurna. Cara membuat Man Reman diawali dengan membuat tepung ketan serta menyiapkan bahan lain yakni gula merah dan santan. Selanjutnya tepung beras ketan dibuat adonan dengan cara mencampur tepung beras ketan dengan santan. Pada proses pembuatan Man Reman menggunakan cetakan, yakni berupa tempurung kecil yang diberi lubang di bagian bawahnya. Dengan cetakan tersebut adonan Man Reman digoreng dengan cara menuangkan sedikit demi sedikit melalui cetakan tempurung sambil diputar secara terus menerus di atas wajan yang berisi minyak panas membentuk bundaran sebesar yang diinginkan. Saat menuang adonan itulah membutuhkan ketrampilan dan ketlatenan. Penggorengan Man Reman dilakukan dengan cara cara satu persatu dan dilakukan sebanyak dua kali yakni Man Reman yang telah digoreng didinginkan selama semalam kemudian digoreng lagi pada esok harinya.
Untuk memberi rasa manis pada Man Reman diberi gula jawa yang sebelumnya direbus dengan air dengan tingkat kekenthalan yang pas.
Fungsi jajanan Man Reman sebagai makanan camilan. Biasanya Man Reman dihidangkan pada acara-acara tertentu, misalnya pada saat acara pertunangan atau upacara pernikahan. Karena menurut penduduk sekitar Kecamatan Kalianget jika ada keluarga yang masih menyediakan dan mengonsumsi Man Reman maka keluarga tersebut dianggap menghargai wilayah Sumenep. Man Reman bisa dijadikan oleh-oleh saat berkunjung di Sumenep.