GULA AREN - GRESIK, jAWA TIMUR

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaGULA AREN - GRESIK, jAWA TIMUR
Karya BudayaKemahiran Kerajinan Tradisional
Karya Budaya SubMakanan / Minuman Tradisional
Kondisi Saat IniSedang Berkembang
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasHodaimah (46 tahun)
Pencatat Karya BudayaSubiyantoro, S.Sn.
NarasumberHodaimah
ProvinsiJawa Timur
Kabupaten/KotaKAB. GRESIK
Penginput DataDwi Hastuti, S.Pd.
Salah satu hasil industri pangan rumah tangga yang ada di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur adalah gula aren. Adapun desa penghasil gula aren di Pulau Bawean terletak di Desa Gunungteguh dan Desa Balik Terus, Kecamatan Sangkapura. Kedua desa tersebut berada di daerah perbukitan dan banyak tumbuh pohon aren sehingga dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk membuat gula merah yang bahan dasarnya berasal dari pohon aren. Hasil produk rumah tangga tersbut telah dipasarkan baik di sekitar Pulau Bawean maupun ke Gresik. Harga jual 1 kg gula aren dari produsen langsung berkisar antara Rp. 26.000; - Rp. 29.000; (Harga tahun 2018). Industri rumah tangga ini telah lama digeluti oleh masyarakat setempat dan telah turun temurun keahlian membuat gula aren diwariskan dari generasi ke generasi. Laki-laki bertugas untuk menyadap nira dari pohon aren. Kemudian wanita bertugas untuk memasak, mencetak, dan mengemas. Dalam situasi tertentu para wanita juga bertugas menjual langsung ke pasar. Mula-mula nira pohon aren disadap dan ditampung dalam sebuah bambu yang berukuran kira-kira 40-50 cm. Setelah nira banyak terkumpul di dalam bambu, maka langkah selanjutnya adalah proses memasak. Proses memasak ini harus dilakukan dengan seksama agar tidak terlalu matang atau gosong yang berdampak pada kepekatan warna dan rasa. Bentuk tabung berukuran sekitar 5-8 cm dengan diameter 5 cm berasal dari cetakan yang terbuat dari bambu. Kemasan yang digunakan untuk membungkus gula aren adalah dau pisang kering (Jawa: Klaras) dan diikat dengan sisiran daun pandan.