Bedhaya Semang - Kota Yogyakarta, D.I. Yogyakarta

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaBedhaya Semang - Kota Yogyakarta, D.I. Yogyakarta
Karya BudayaSeni Pertunjukan
Karya Budaya SubSeni Tari
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasBelum diisi
Pencatat Karya BudayaDra. Suhartinah Sudijono
Narasumber-
ProvinsiDI Yogyakarta
Kabupaten/KotaKOTA YOGYAKARTA
Penginput Data-
Sejarah: Bedhaya Semang maupun Bedhaya yang lain juga Srimpi yang merupakan komposisi tari merupakan symbol legitimasi seorang Raja sebagai pusaka terkait terkait dengan Regalia menambah kekuatan kekuasaan Raja. Bedhaya Semang di ciptakan oleh Sultan Hamengkubuwono I menurur Babad Nitik.Bedhaya Semang merupakan induk dari bermacam-macam tari Bedhaya ciptaan para Sultan sesudahnya. Deskripsi: Sebagai Pusaka Bedhaya Semang di perlakukan secara khusus di banding Bedhaya yang lain. Pada proses Rekonstruksi bentuk tarinya tahun 2000-2002 selamatan besar di lakukan di Keraton kemudian di lanjutkan acara nyekar ke makam Sultan Agung dan Panembahan Senopati juga Labuhan di Parang Kusumo dan Gunung Merapi.Setiap latihan di perlukan sajen khusus meskipun sederhana karena pengalaman mistis selalu di alami bwergantian antara penari, pelatih dan penonton. Bedhaya Semang baku dan sederhana bentuknya namun di masa-masa pemerintahan Sultan selanjutnya dapat melahirkan bentuk tari yang khas sesuai dengan zamannya berdasar tari induk ini.