Kerajinan Knalpot - Purbalingga, Kab. Purbalingga, Jawa Tengah

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaKerajinan Knalpot - Purbalingga, Kab. Purbalingga, Jawa Tengah
Karya BudayaKemahiran Kerajinan Tradisional
Karya Budaya SubKerajinan Tradisional
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasDinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan Dan Pariwisata
Pencatat Karya BudayaDra. Sumintarsih, M.Hum.
Narasumber-
ProvinsiJawa Tengah
Kabupaten/KotaKAB. PURBALINGGA
Penginput Data-
Sejarah; Pesayangan menjadi daerah sentra knalpot sejak 1965-an. Menurut sejarahnya sejak tahun 1950-an kawasan ini terkenal sebagai pusat kerajinan logam. Tetapi sebenarnya sudah dikenal sejak zaman Jepang. Tahun 1956 menerima pesanan dari pengusaha Cina. Kerajinan knalpot ini merupakan transformasi dari industri ember, panci,dandang dari tembaga, akan tetapi karena usaha tersebut jatuh, maka berganti membuat sprayer, kompor, semprotan tikus, wajan, gamelan, dan knalpot. Soeltoni (alm) adalah perintis usaha membuat knalpot di kampung Pesayangan, Kecamatan purbalingga. Usaha Soeltoni diikuti tetangga-tetangganya, sehingga Pesayangan menjadi sentra kerajinan knalpot. Hampir setiap rumah memiliki bengkel membuat knalpot ada sekitar 200-an perajin knalpot. Oleh sebab itu sebagai penanda ada sebuah patung besar yang menggambarkan orang sedang membuat knalpot (di jalan Adi Sumarmo) Industri ini mengalami keemasan tahun 1980-an – 1990-an tetapi krisis tahun 1997 kena imbasnya. Produk knalpot Purbalingga sudah sangat terkenal karena beberapa dealer mobil ternama seperti Toyota dan BMW sudah memakai knalpot Purbalingga. Setelah itu Agus seorang perajin knalpot melakukan inovasi dari bahan, desain, pemasaran dibuat dengan gaya baru, bahan dari drum bekas sekarang menjadi stainless steel. Deskripsi: Produk knalpot Pesayangan pada awalnya menggunakan bahan dari drum bekas. Tahun 2004 banyak yang berganti stainless steel / plat stainless ,galvanes. Ada beragam jenis knalpot yang dibuat: knalpot standart, racing, knalpot variasi mobil. Bahan baku ada yang dari Jakarta, Tegal, Pekalongan. Metode pengerjaaanya masih tradisional yaitu menggunakan tenaga secara manual. Untuk memotong bahan menggunakan gunting besi, setelah di potong baru dibentuk menjadi knalpot mengguakan las karbit dan untuk menghaluskan sambungan menggguakan gerinda. Supaya kelihatan mengkilap dipoles dengan bahan kimia, kemudian proses finishing. Knalpot Pesayangan sangat terkenal, beberapa dealer mobil ternama seperti Toyota dan BMW sudah memakai knalpot Purbalingga. Pemasaran knalpot : Jawa, Sumatera, Kalimantan, NTB, dan eksport ke Italia. (tahun 2008). Pemerintah membantu alat powerpress (Dirjen UKM). Koperasi perajin knalpot “ Rukun Makmur “.