Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Sistem Ekonomi Tradisional: Pengetahuan Dalam Bidang Mata Pencaharian - Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta |
Sejarah :
Sistem Pengetahuan banyak di kenal oleh berbagai suku bangsa di Indonesia. Sistem tersebut berhubungan erat dengan situasi di mana suku bangsa itu hidup dan mengantungkan hidupnya.
Pengetahuan mengenai alam sekitarnya yaitu mengenai musim perhitungan ini dapat di lakukan dengan perhitungan atau Pawukon yang merupakan rumus untuk menentukan usaha manusia agar usahanya berhasil baik. Pawukon dalam masyarakat petani di Jawa di kenal dengan Pranata mangsa. Sistem pengetahuan Tradisional dalam bidang mata pencaharian yaitu pengetahuan mengenai alam sekitarnya tentang alam, flora, ruang dan waktu.
Kemudian dalam hubungannya dengan proses produksi antara lain mengenai sumber-sumber alam, peralatan barang-barang produksi, juga pengetahuan mengenai proses Distribusi.
Deskripsi:
Di desa Argomulyo yang masyarakatnya sebagian besar merupakan masyarakat Agraris dengan mata pencaharian bercocok tanam merupakan usaha produksi din mana masyarakat mengolah dan memanfaatkan alam serta menggunakan sebagian system pengetahuannya berdasarkan atas kondisi dan situasi alam. Pengetahuan mereka dalam bidang Pertanian dalam pengolahan sawah masih menggunakan Bajak, Cangkul, Ani-ani, Sabit, Pemberantas Hama masih sederhana, pola tanam yang tidak berubah. Jadi tenaga manusia masih sangat di butuhkan, oleh karena tanah pertanian yang di miliki tidak terlalu luas maka yang penting adalah kerja yang effektif dan efisien dalam meningkatkan produktifitas.
Selanjutnya mengenai fungsi Sosial Budaya bagi masyarakat pendukungnya yang merupakan perasaan senasip sepenanggungan din refleksikan melalui sistem gotong royong di bidang pertanian dan kemasyarakatan.