Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Tekes/ Destar/ Blangkon |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Pakaian Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Sudah punah atau tidak berfungsi lagi dalam masyarakat |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Pemerintah Kota Kediri |
| Pencatat Karya Budaya | Dra. Emiliana Sadilah |
| Narasumber | Pemerintah Kota Kediri |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KOTA KEDIRI |
| Penginput Data | - |
Sejarah singkat:
• Tekes/destar/ tutup kepala/blangkon dulu dikenal dengan nama tekes (pada masa kerajaan Kediri)
• Ikat kepala ini khusus digunakan kaum oleh pria dan fungsinya sebagai pelengkap busana
• Menurut sejarah ikat kepala ini bernama tekes
• Dalam sastra lama khususnya dalam cerita Panji tekes adalah ikat kepala
• Bentuk tekes banyak dijumpai di relief-relief bangunan candi, misal candi Tegowangi dan candi Surowono
• Dalam perkembangannya ikat kepala ini disebut destar atau blangkon
Deskripsi:
Tekes adalah salah satu perlengkappan busana Kediren untuk kaum pria
Tekes atau nama lainnya tutup kepala/ ikat kepala terbuat adalah kain kepala menyerupai destar Mataraman dengan bagian atas terbuka
Modelnya destar Mataraman adalah :
• Destar mataraman dengan mondolan dibagian belakang tetapi model dasarrnya tetap mengacu pada model tekes masa Kediri
• Warna ungu tua (ungu terong)
• Motif lestar,modang dengan kombinasi kawung cepuk kembang dan pinggir awan (meander)