Langen Beksa Dwi Naga Rasa Tunggal

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaLangen Beksa Dwi Naga Rasa Tunggal
Karya BudayaSeni Pertunjukan
Karya Budaya SubSeni Tari
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasSunaryadi Maharsiwara
Pencatat Karya BudayaNurdiyanto
NarasumberSunaryadi Mahar Siwara
ProvinsiDI Yogyakarta
Kabupaten/KotaKOTA YOGYAKARTA
Penginput Data-
Sejarah singkat: Langen beksa Dwi Naga Rasa Tunggal merupakan tari kelompok dengan penari putri berjumlah sembilan orang, yang menggambarkan perjuangan Pangeran Mangkubumi (HB I) dalam menegakkan Kraton Jawa. Di dalam tari ini digambarkan dengan beda pendapat antara Paku Buwana II – Mangkubumi – Pringgalaya, dan peperangan antara prajurit Mangkubumi dengan Belanda. Deskripsi: Langen beksa Dwi Naga Rasa Tunggal merupakan gubahan dari Sunaryadi. Konsep koreografi bertolak dari konsep bedhaya dengan susunan majeng beksa, tata rakit, dan mendur beksa. Gerak lembut merupakan lebih mendominasi garapan, untuk memberikan gambaran kelembutan sebagai tipe ideal wanita Jawa, namun cukup berat karena harus pula mampu mengekspresikan gambaran perjuangan Pangeran Mangkubumi. Tipe garapan menganut tipe dramatik. Beksan ini di kraton Yogyakarta pernah dipentaskan pada acara “ Gelar Seni Istana dan Rakyat II” pada tahun 2002 di pagelaran Kraton Yogyakarta.