Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Kerajinan Pande Besi Krasak - Mojotengah, Kab. Wonososbo, Jawa Tengah |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Kerajinan Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Sedang Berkembang |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | Sri Sumarsih |
| Narasumber | M. Abdullah Badri, dimuat dalam harian Suara Merdeka Kamis tanggal 22 Oktober 2009 hal.7 dengan judul Memberdayakan Empu Wonosobo |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. WONOSOBO |
| Penginput Data | - |
Desa Krasak, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo adalah suatu tempat yang terletak di kaki gunung Sindoro. Jarak Desa Krasak dengan Kota Wonosobo hanya berjarak 5 Km. Desa Krasak merupakan sentra kerajinan pande besi yang memproduksi kapak, sandung, cangkul, arit, cangkul mini, pisau dapur, gobang, ganthol, garpu, porok, pisau petik, mesin pemotong daun tembakau dan produk lain yang terbuat dari besi dan baja.
Usaha kerajinan pande besi telah dilakukan turun-temurun. Menurut keterangan salah seorang pengrajin, pada masa orba hampir semua warga melakukan usaha pande besi tetapi pada masa sekarang hanya sekitar 80% saja yang masih melanjutkan usaha pande besi. Hal ini karena sebagian warga ada yang untuk mendapatkan bahan baku para empu tersebut tidak mengalami kesulitan karena sudah ada pemasok. Pada saat pande besi melakukan kegiatan sejak pagi hingga sore di Desa Krapyak terdengar usaha bising yang berasal dari suara orang memukul besi. Namun setelah mendekati saat magrib suara bising itu mulai berhenti. Mereka mempersiapkan diri untuk melakukan kegiatan keagamaan di masjid atau mushola. Pada saat magrib tidak hanya pande besi saja yang menghentikan kegiatannya tetapi juga toko ditutup dan televisi dimatikan. Meskipun para empu bekerja dengan tekun tetapi mereka punya kendala masalah memasarkan hasil produksinya.