Kerajinan Kuningan - Tapen, Kab. Bondowoso, Jawa Timur

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaKerajinan Kuningan - Tapen, Kab. Bondowoso, Jawa Timur
Karya BudayaKemahiran Kerajinan Tradisional
Karya Budaya SubKerajinan Tradisional
Kondisi Saat IniTerancam Punah
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasKepala Perindustrian dan Kepala Pariwisata
Pencatat Karya BudayaDra. Isni Herawati
NarasumberKepala Perindustrian dan Kepala Pariwisata
ProvinsiJawa Timur
Kabupaten/KotaKAB. BONDOWOSO
Penginput Data-
Sejarah: Dahulu Desa Cindogo dikenal sebagai perajin kuningan karena hampir semua penduduknya membuat kuningan. Pekerjaan ini dilakukan secara turun-temurun dan waktu itu yang diproduksi adalah alat-alat rumah tangga seperti dandang, cetakan kue, alat-alat sesaji dan sebagainya. Bahan baku berupa kuningan yang dibeli di tempat penimbangan besi rongsokan. Hasil produksinya itu ada yang dijual di pasar atau disetorkan ke toko-toko. Namun setelah harga bahan baku naik hampir 3 x lipat maka perajin mulai gulung tikar dan sekarang ini yang masih bertahan tinggal 6 orang dan yang mempunyai bapak angkat. Deskripsi: Kerajinan kuningan yang berada di Dusun Jurang Sapi, Cindogo, Kecamatan Tapen kurang lebih 12 Km dari kota Bondowoso ke jurusan Situbondo. Bahan bakunya adalah kuningan rongsokan dengan harga Rp 45.000,-/kg. Barang-barang yang diproduksi sekarang adalah hiasan rumah tangga, alat-alat upacara (bokor dan gayung) dan bermacam-macam souvenir. Cat yang dipakai untuk mewarnai adalah cat yang dipakai untuk mengecat mobil sehingga tidak luntur. Para perajin adalah sudah generasi ke 3 seperti pak Edi Sujono (0332 420446) untuk pemasaran kerjasama dengan orang Pemda. Harga produksinya minimal Rp 100.000,-/buah seperti tempat tissue. Kalau guci harganya Rp 175.000,-, bokor Rp 450.000,-, kuda Rp 750.000,-.