Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Becak Lawu |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Moda Transportasi Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | Siti Munawaroh |
| Narasumber | Wawancara Kasi Jarahnitra Kab. Magetan |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KAB. MAGETAN |
| Penginput Data | - |
Becak lawu adalah nama kendaraan tradisional yang berada di puncak Lawu Sarangan Kabupaten Magetan. Becak lawu ini unik dan tradisional, terbuat dari kayu tanpa mesin yakni sifatnya meluncur. Becak lawu ini memiliki kecepatan luncur dijalanan menurun kurang lebih 60 km/jam dengan beban muatan 50 kg. Sampai saat ini becak lawu ini masih beraktifitas dijalanan menurun Sarangan - Plaosan (khusus di Sarangan dengan kondisi geografis pegunungan).
Becak lawu atau alat transportasi tradisional yang berada di Sarangan ini, juga ikut memeriahkan dalam acara-acara yang dilaksanakan Kabupeten Magetan seperti acara tradisi larung sesaji di telaga Sarangan, perayaan Ledhug Sura. Dengan harapan, wisatawan yang berkunjung ingin menikmati alat transportasi tersebut, sehingga ada kesan tersendiri bagi mereka.
Becak lawu merupakan transportasi tradisional khusus/lokal di puncak lawu Sarangan - Plaosan Kabupaten Magetan. Becak lawu unik dan tradisional, terbuat dari kayu tanpa mesin dan memiliki kecepatan luncur 60 km/jam. Oleh kabupaten Magetan transportasi ini untuk menarik wisatawan baik asing maupun lokal untuk selalu berkunjung di obyek wisata Sarangan.