Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Nyadran Makam Kyai sorok |
| Karya Budaya | Adat Istidat Masyarakat |
| Karya Budaya Sub | Upacara Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Dibyo Susatya, Y.A., S.Pd. |
| Pencatat Karya Budaya | Ernawati Purwaningsih , S.Si., M.Sc. |
| Narasumber | Dinas Parbud Kabupaten Magelang |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. MAGELANG |
| Penginput Data | - |
Nyadran Makam Kyai Sorok adalah upacara ritual yang bertujuan menghormati cikal bakal desa ini. Cerita Rakyat mengenai cikal bakal desa ini, menurut juru kunci makam Kyai Sorok, Kyai Sorok adalah cucu Ki Ajar Windusana, keturunan raja majapahit. Ia menjadi prajurit Pangeran Diponegoro, memiliki ilmu kanuragan yang tinggi. Kyai Sorok tinggal di kaki Pegunungan Menoreh sampai meninggal dunia.
Nyadran Makam Kyai Sorok diselenggarakan warga dusun Soropadan Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang setiap Bulan Ruwah. Acara Nyadran di makam tunggal ini berlokasi di tanah tegalan milik almarhum Pak Ronowiryo, ayah daro Pak Ngainan (Juru Kunci Makam Kyai Sorok). Lokasi tersebut berada di atas sebuah sungai kecil, tidak jauh dari Kyai Sileng