Petik Laut Lampon

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaPetik Laut Lampon
Karya BudayaAdat Istidat Masyarakat
Karya Budaya SubUpacara Tradisional
Kondisi Saat IniSudah Berkurang
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasDinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi
Pencatat Karya BudayaDrs. Sumarno
Narasumber- Kesenian Petik Laut Lampon http://www.banyuwangikab.go.id/ dan Wawancara
ProvinsiJawa Timur
Kabupaten/KotaKAB. BANYUWANGI
Penginput Data-
Petik laut Lampon dilaksanakan erat kaitannya dengan keyakinan masyarakat setempat terhadap keberadaan Nyai Roro Kidul sebagai penguasa lautan selatan. Tradisi ini telah dilakukan oleh masyarakat setempat secara turun temurun dengan tujuan mendapatkan keselamatan dalam melaut serta berharap semoga panen ikan yang akan datang mendapatkan hasil yang baik. Masyarakat nelayan di sekitar pantai Lampon melakukan upacara tradisi petik laut atau sedekah laut setiap bulan Suro. Pelaksanaan upacara tradisi ini untuk memberikan sesaji kepada Nyai Roro Kidul yang merupakan penguasa pantai atau laut selatan. Perlengkapan yang menjadi sesaji untuk dilabuh ke lautan adalah: kepala sapi, jeroan dan daging, tumpeng serta buah-buahan. Perlengkapan itu diletakkan dalam sebuah jolen kemudian dibawa ke tengah laut. Dalam tradisi petik laut juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan seperti wayang kulit dan orkes melayu (dangdut).