Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Makam K.H. Abdul Kohar |
Sejarah:
Menurut ceriteranya di waktu hidupnya dulu Raden Trenggana gemar melakukan pengembaraan kemana-mana untuk mencari ilmu dan pengalaman serta menyebarkan agama Islam. Dalam perjalanannya, dia bertemu dengan K.H. Noor Feqih yang menyarankan agar pengembaraannya diakhiri karena sudah terlalu lama. Akhirnya ia sampai di Desa Ngampel. Hingga pada akhirnya Abdul Kohar menyebarkan syiar Islam di daerah Ngampel dan sekitarnya, kemudian berhasil mendirikan masjid serta pondok pesantren di Desa Ngampel. Makam Abdul Kohar sampai sekarang ramai dikunjungi oleh para peziarah, terutama untuk menggelar acara khol beliau yang jatuh pada setiap tanggal 15 Muharam, pada bulan Sura. Menurut ceritanya makam Abdul Kohar telah mempunyai pengunjung tetap terutama bagi mereka yang mempercayai dan selalu mengadakan kunjungan setiap peringatan khol beliau. Selama melakukan khol mereka selalu sholat berjamaah di masjid dekat makam, dengan mendengarkan ceramah keagamaan serta melakukan ziarah kubur.
Deskripsi:
Makam KH. Abdul Kohar terletak di Desa Ngampel, Kecamatan Blora, kira-kira berjarak 10 km dari uatara kota Blora. Untuk mencapai obyek wisata ini sangat mudah karena bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat karena makam ini terletak di antara jalan raya Blora-Rembang. Menurut riwayatnya Abdul Kohar merupakan anak kedua Raden Sumahadinegara, yang merupakan cucu R. Trenggana, dengan demikian Abdul Kohar merupakan cicit dari Raden Trenggana (Sultan Demak).