Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Keris |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Kerajinan Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | Insani Suciati, S.Pd. |
| Narasumber | www.bantulbiz.com |
| Provinsi | DI Yogyakarta |
| Kabupaten/Kota | KAB. BANTUL |
| Penginput Data | - |
Ada sekitar 200 perajin yang terampil membuat keris terdapat di dusun Banyu Semurup, namun hanya ada satu yang mampu membuat keris pusaka, yakni keris yang dapat diisi mantera-mantera dengan fungsi untuk keselamatan, kederajatan, kewibawaan bahkan ada yang diisi anti santet. Pengisian itu sesuai dengan permintaan calon pemiliknya. Sedang perajin lainnya hanya membuat keris untuk kepentingan seni seperti menari, musik campursari, seragam pengantin atau sekedar hiasan.
Satu-satunya perajin keris bertuah adalah Jiwodihardjo, kini berusia 68 tahun. Oleh almarhum Sri Sultan Hamengkubuwono IX Mbah Jiwo diberi gelar Mpu Sayono Supo, tahun 1982, setelah menyelesaikan pembuatan kerangka keris bertabur berlian pesanan HB IX.
Harga keris bertuah dan berkualitas tinggi karya Mpu Supo berkisar Rp 2.000.000- Rp 12.000.000 per keris. Sedang perajin lain hanya Rp 25.000-Rp 250.000 per bilah.