Batik Tulis - Kab Bondowoso, Jawa Timur

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaBatik Tulis - Kab Bondowoso, Jawa Timur
Karya BudayaKemahiran Kerajinan Tradisional
Karya Budaya SubSeni Lukis
Kondisi Saat IniSedang Berkembang
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Pencatat Karya BudayaDra. Isni Herawati
NarasumberKepala Dinas Pariwisata
ProvinsiJawa Timur
Kabupaten/KotaKAB. BONDOWOSO
Penginput Data-
Sejarah: Batik di Bondowoso ada sejak jaman Kironggo. Pekerjaan ini untuk mengisi waktu luang, waktu itu motif khasnya belum ada. Perlu diketahui penduduk Bondowoso terdiri dari suku Jawa dan Madura. Pada tahun 1984 kelompok karang taruna Sumbersari difasilitasi mengikuti Diklat di Balai Batik Yogyakarta. Pada waktu itu ada 2 kelompok yaitu Batik Ken Dedes - batik cap dan Batik tulis Sumbersari. Setelah itu bermunculan kelompok-kelompok batik dari SMK Kerajinan (tekstil). Setelah motif khas Bondowoso "Singkong" tahun 1998 batik Bondowoso mati suri karena kena imbas krisis global. Mulai produksi lagi tahun 2000 dan omset naik mulai tahun 2007. Harga mulai dari Rp 300.000/lembar. Deskripsi: Pada tahun 1984 usaha batik yang mengelola adalah budenya dengan memperkerjakan tetangga di kanan-kirinya. Karena masyarakat Sumbersari mayoritas penduduknya petani, maka membatik sebagai usaha sambilan ibu-ibu. Setelah budenya meninggal, usaha batik diambil alih keponakannya sampai sekarang. Mulai itu tenaganya tidak hanya kaum wanita melainkan juga tenaga laki-laki yang bertugas menggambar/membuat pola. Sebagai designer adalah Ifriko Desriandi, ST dan direktur operational adalah kakanya Yuke Yuliantaries D, S.Sos.