Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | REK/WBTB/2015/01/00060 |
| Nama | Gudeg |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Makanan / Minuman Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Penetapan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | -Data Pencatat belum ada- |
| Narasumber | - |
| Provinsi | DI Yogyakarta |
| Kabupaten/Kota | KOTA YOGYAKARTA |
| Penginput Data | Juniar Firdiansyah |
Asal mula gudeg telah ada sejak jaman dibukanya alas (hutan) Mentaok untuk pembangunan Kraton Mataram. Ketika membebaskan hutan, di situ terdapat banyak tumbuh pohon nangka muda (gori) sebagai bahan baku utama gudeg. Selain itu juga terdapat pohon kelapa yang tumbuh di pinggir hutan dan tepi sungai. Suatu ketika para prajurit yang sedang bertugas memasak gori dan santan dari kelapa diminta prajurit lain yang bertugas menebang pohon. Tetapi gori yang telah bercampur santan itu lupa diangkat selama 6-8 jam. Namun, dari kondisi masakan itu justru menciptakan makanan baru bernama gudeg.