Data Teknis
| Kategori | Sanggar Komunitas Seni |
| Kategori Sub | Sanggar Komunitas Seni |
| No Inventaris | - |
| Nama | Museum dan Rumah Budaya Martha Tilaar Yayasan Amalan Bakti Ekata - Kebumen, Jawa Tengah |
| Pencatat Karya Budaya | Dwi Hastuti, S.Pd. |
| Narasumber | Khasib Faton (Mas Toni) |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. KEBUMEN |
| Penginput Data | Dwi Hastuti, S.Pd. |
a.Nama kegiatan : Museum & Roemah Martha Tilaar pengelolaannya berada di bawah Yayasan Amalan Bakti Ekata. Museum
Marha Tilaar merupakan rumah kelahiran Ibu Martha
Tilaar yang dibangun oleh kakeknya, Liem Siaw Lam pada tahun 1920-an. Selanjutnya pada tahun 2014 rumah ini difungsikan sebagai museum dan pusat kebudayaan. Roemah Martha Tilaar merupakan bentuk dari cita-cita Ibu Martha Tilaar untuk turut membangun kota kelahirannya, Gombong. Cita-cita tersebut kemudian diwujudkan oleh putrinya, Ibu Wulan Tilaar, sebagai cerminan rasa baktinya kepada Sang Ibu.
Museum dan Roemah Budaya Martha Tilaar terletak di Kawasan pecinan Gombong yang diperkirakan berkembang sejak awal tahun 1800-an. Sebagai sebuah kota dagang, Gombong mengundang kehadiran banyak pedagang Tionghoa. Hingga saat ini, Kawasan pecinan Gombong menjadi salah satu daya tarik wisata heritage di Geopark Kebumen.
Roemah Martha Tilaar mempunyai visi menjadi wahana pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang handal dan terpercaya di wilayah Gombong dan sekitarnya, sebagai bagian dari kontribusinya terhadap pembangunan Indonesia.
Beberapa misi yang akan dilakukan Roemah Budaya Martha Tilaar, meliputi:
1. Melakukan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi kerakyatan, sosial dan budaya yang berwawasan lingkungan.
2. Mendorong peran perempuan dalam berbagai bidang kemasyarakatan.
3. Mendorong sinergi berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Adapun Potensi OPK yang dimiliki:
1. Kunjungan Museum, ditujukan bagi pelajar dan masyarakat umum. Dalam kunjungan museum ini dikenakan tarif biaya masuk, sebagai berikut:
a. Tarif pelajar 5.000
b. Tarif umum/masyarakat 15.000
2. Melayani kebutuhan masyarakat dengan
menyewakan tempat untuk berbagai kegiatan, misalnya: pernikahan, ulangtahun, reuni, dsb. Dengan catatan jumlah terbatas, maksimal 100 orang. Area yang disewakan adalah area belakang (out door). Harga sewa tempat untuk acara pernikahan sekitar 5,8 juta.
3. Melayani kebutuhan sewa tempat untuk foto-foto dengan biaya 400.000, dengan ketentuan hanya menyewakan tempat, fotografernya membawa sendiri.
4. Mewadahi komunitas-komunitas dan sanggar- sanggar yang membutuhkan tempat untuk latihan. Para komunitas dan sanggar tidak dipungut biaya sewa (free), dengan mengurus perizinan antara lain secara lisan menyampaikan kegiatannya seperti apa, donasi secara sukarela/terukur, dan timbal balik (mengisi acara di kegiatan Roemah Martha Tilaar.
Adapun beberapa komunitas/sanggar yang menggunakan Museum dan Roemah Budaya Martha Tilaar sebagai lokasi latihan, antara lain:
1. Sanggar Tari Dhea.
2. Kalangan Macapatan.
3. Komunitas Titik Kumpul.
4. Sinema Kedung.
5. Komunitas Puisi Gombong (Sastra).
6. Komunitas Sego (Komunitas Perupa Gombong).
7. Sanggar Belajar Anak-Anak.
8. Olahraga Pernafasan Indonesia (PORPI).
Beberapa kegiatan yang pernah dilakukan, antara lain:
1. Kegiatan Workshop Pembuatan Wedang Uwuh, tanggal 3 Desember 2023.
2. Kegiatan Serambi Belajar yang diadakan setiap tahun, tema menyesuaikan, misalnya dilakukan kegiatan Serambi Belajaar, kaitannya edukasi tanaan dan olahan herbal, dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2023.
3. Gelar Karya Akhir Tahun, kegiatan dari Sanggar Tari yang menggunakan Roemah Martha Tilaar sebagai tempat latihan, dilaksanakan rutin setiap
setiap akhir tahun.
4. Kegiatan Macapatan dan Komunitas Sinema Kedung dalam Diskusi Budaya, tahun 2023.
5. Kegiatan Menganyam Bersama dalam acara Kearifan Lokal, tahun 2023.
6. Festival Dolanan Tradisional dilaksanakan setiap tahun sekali pada bulan Agustus.
7. Kunjungan Edukasi Museum di Museum dan Roemah Budaya Martha Tilaar.
8. Pesta Kriya, mewadahi UMKM yang terdiri dari Forum UMKM Kebumen dan Asosiasi UMKM Kebumen.
9. Kelas Berbagi, dilaksanakan setiap bulan Ramadhan, kegiatan berupa berbagi ilmu dan resep-resep kulineran, juga ada kegiatan workshop.
10. Mengenal Tradisi Imlek, yaitu berupa kegiatan mengenalkan tradisi masyarakat Tionghoa dalam merayakan tahun baru Imlek.
11. Diskusi dan pemutaran film.
-