Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Brayo/Jajanan / kuliner- Demak, Jawa Tengah |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Makanan / Minuman Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Sedang Berkembang |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | S.Ilmi Albiladiyah, S.s |
| Narasumber | - |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. DEMAK |
| Penginput Data | Dwi Hastuti, S.Pd. |
Sebutan ‘brayo’ sebenarnya dari nama daerah tempat tumbuh-tumbuhan pantai, ada yang menamakan mangrove (bakau) nama lainnya adalah Avicennia. Makanan brayo dibuat dari bunga Avicennia dengan cara 1) digoreng, 2) dikukus.
Cara pertama, bahan diberi bumbu garam, gula, dan bumbu lainnya kemudian digoreng. Hasil masakan ini rasanya seperti brondong jagung manis.
Cara kedua, bahan diolah dengan buah api-api yang dikukus, diberi parutan kelapa. Hasil masakan kukus ini rasanya gurih seperti biji melinjo kukus. Hasil olahan ini berupa camilan yang dijual sangat murah, per bungkus plastik harganya hanya Rp.500,-