Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Sedekah laut/Syawalan - Demak, Jawa Tengah |
| Karya Budaya | Adat Istidat Masyarakat |
| Karya Budaya Sub | Upacara Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Sarto |
| Pencatat Karya Budaya | S.Ilmi Albiladiyah, S.s |
| Narasumber | Sarto KPR Wijayakusuma 2 Blok C 128/87 Katonsari Demak0291.686254/081326763601/085641569377 |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. DEMAK |
| Penginput Data | Dwi Hastuti, S.Pd. |
Sedekah laut yang diadakan di pantai Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, merupakan tradisi tahunan pada setiap bulan Syawal, tujuh hari setelah hari raya Idul Fitri. Oleh karena dilaksanakan pada bulan Syawal, maka upacara sedekah laut tersebut juga dinamakan Syawalan. Upacara sedekah laut atau Syawalan merupakan ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan Allah SWT atas berkah keselamatan dan hasil laut yang dilimpahkan. Masyarakat pendukung upacara ini berharap akan tangkapan ikan di tahun-tahun mendatang terus baik, lancar, dan selalu mendapat berkat Tuhan, dan mendapat keselamatan. Dalam upacara tersebut tersaji tumpeng selamatan yang ditempatkan di sebuah perahu. Sebagai puncak acara yaitu pemotongan tumpeng di atas perahu oleh Bupati yang didampingi oleh Muspida dan tokoh masyarakat setempat. Potongan tumpeng tersebut kemudian dilepas dan dilarung oleh Bupati. Sebelum dan sesudah puncak acara dimeriahkan dengan berbagai kegiatan hiburan yang merupakan pesta rakyat.