Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Seni Kentrung - Blora, Jawa Tengah |
| Karya Budaya | Tradisi dan Ekspresi Lisan |
| Karya Budaya Sub | Cerita Rakyat |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Bapak Zainuri |
| Pencatat Karya Budaya | Drs. Tugas Tri Wahyono |
| Narasumber | Andi Setiono. 2001. Ensiklopedi Blora: Alam, Budaya, dan Manusia. (Blora: Kerjasama Yayasan untuk Indonesia-The Heritage Society-Blora Pride Foundation) |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. BLORA |
| Penginput Data | Aryati Puspa Seruni |
Sejarah:
Seni Kentrung merupakan sastra lisan yang hidup di Kabupaten Blora, kesenian ini diiringi musik yang berupa genderang, terbang dan kentrung. Adapun daya tarik kesenian ini adalah terletak pada suara dan kemampuan dalang dalam membawakan crita. Secara keseluruhan tampilan kesenian ini cukup sederhana, tidak menggunakan dekorasi yang khusus, begitu juga kostum yang dipakai oleh dalang ataupun para panjak. Kentrung sebagai sebuah seni adalah merupakan pertunjukan yang berupa teater rakyat yang mempunyai ciri-ciri khusus, bisa disebut sebagai cerita bertutur.
Deskripsi:
Seni Kentrung adalah karya sastra yang diciptakan dan sisampaikan secara lisan dengan mulut, baik di dalam sautu pertunjukan seni maupun di luarnya. Pada umumnya sastra lisan itu mengandung nilai dari nenek moyang karena sastra lisan termasuk folklore. Di daerah Blora terdapat di beberapa desa antara desa satu dengan yang lainnya mempunyai ciri yang berbeda. Penyebaran seni kentrung sampai ke Tuban dan Kediri, mengenai penciptanya tidak diketahui dengan pasti. Biasanya seni kentrung mengandung asemoon atau perlambang kehidupan manusia. Seni tersebut bisa digunakan untuk mengisi acara sunatan, perkawinan, ruwat bumi, kelahiran dan sebagainya.