Sate Jagal - Blora, Jawa Tengah

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaSate Jagal - Blora, Jawa Tengah
Karya BudayaKemahiran Kerajinan Tradisional
Karya Budaya SubMakanan / Minuman Tradisional
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasBapak Suntoyo, S.Kar.
Pencatat Karya BudayaDrs. Tugas Tri Wahyono
NarasumberAndi Setiono. 2001. Ensiklopedi Blora: Alam, Budaya, dan Manusia. (Blora: Kerjasama Yayasan untuk Indonesia-The Heritage Society-Blora Pride Foundation)
ProvinsiJawa Tengah
Kabupaten/KotaKAB. BLORA
Penginput DataAryati Puspa Seruni
Sejarah: Sate merupakan makanan tradisional yang banyak dikenal oleh masyarakat. namun khusus sate Blora mempunyai perbedaan dibanding masakan sate pada umumnya. Yang paling utama bumbu sate memang berbeda dengan masakan sate pada umumnya. Bumbu sate Blora berwarna kekuningan, karena menggunakan santan kelapa dengan bumbunya yang sangat halus dicampur kunyit dan dilengkapi daun kunci. Sate Blora sangat terkenal sehingga mendapat rekor MURI, terutama sate Blora buatan Bapak Kadirun. Dari Desa Tempelan. Karena sangat terkenal di Blora hingga dibuatkan patungnya yang terletak di Jalan Ahmad Yani. Deskripsi: Bumbu : 400 gr ayam bagian dada, potong dadu. 13 siung bawang merah, haluskan 12 buah tusuk sate kulit bambu 500 gr cabe merah keriting, haluskan Bumbu rendaman sate : 7 siung bawang putih, haluskan 7 butir kemiri, haluskan 1/2 sendok ketumbar, haluskan 5 cm kencur, haluskan 1/2 sendok jinten, haluskan 5 cm lengkuas, memarkan 2 siung bawang putih, haluskan 10 lembar daun jeruk purut 1/4 sendok garam 1/4 sendok gula pasir Bumbu olesan saat membakar sate : 5 Sdm bumbu kacang 1 sdm kecap manis 1 liter santan kental 3 liter kaldu ayam 3 sdm minyak goreng Bumbu pelengkap : 1 porsi bumbu kacang 1 porsi kuah kuning 6 siung bawang putih, haluskan