Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaSlametan Mitoni - Demak, Jawa Tengah
Upacara berupa slametan mitoni meupakan salah satu tradisi masyarakat Jawa, disebut juga tingkeban. Mitoni berasal dari kata pitu yang artinya tujuh, karena tradisi ini diselenggarakan pada bulan ketujuh kehamilan dan pada kehamilan pertama kali Upacara mitoni ini di dalamnya disamping bersedekah juga diisi pembacaan doa-doa, dengan harapan si bayi dalam kandungan diberikan keselamatan serta ditakdirkan selalu dalam kebahagiaan kelak di dunia. Upacara ini bermakna bahwa pendidikan bukan saja dilakukan setelah dewasa akan tetapi semenjak bayi berada di dalam Rahim ibu. Mitoni / tingkeban dalam tradisi santri yaitu dengan pembacaan perjanjen dengan alat musik tamburin kecil. Nyanyian ini dibawakan oleh empat orang dan di hadapan mereka duduk sekitar 12 orang yang turut menyanyi. Nyanyian perjanjen ini sesungguhnya merupakan riwayat Nabi Muhammad SAW yang bersumber dari kitab Barzanji.