Upacara Adat Ziarah Boto Putih - Kediri, Jawa Timur

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaUpacara Adat Ziarah Boto Putih - Kediri, Jawa Timur
Karya BudayaAdat Istidat Masyarakat
Karya Budaya SubUpacara Tradisional
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasBelum diisi
Pencatat Karya BudayaInsani Suciati, S.Pd.
NarasumberJawatimuran.wordpress.com/2012/02/21/sesaji-ki-ageng-boto-putih
ProvinsiJawa Timur
Kabupaten/KotaKAB. KEDIRI
Penginput DataSupriyanto
Sejarah: Menurut sumber, masyarakat dari Desa Kawedusan menyatakan bahwa makam Ki Ageng Boto Putih itu sebenarnya adalah makam Sri Aji Jayabaya dari Pamenang Kediri. Menurut mereka benar Sri Aji Jaya dinyatakan muksa dan meninggalkan pakaian kebesarannya di Desa menang yang dianggap sebagai tempat pamuksan dan sebagai petilasan Sri Aji Jayabaya sampai sekarang. Namun sebenarnya (menurut sumber) Sri Aji Jayabaya tidaklah muksa. Beliau menyatakan muksa agar masyarakat tidak lagi mengetahui bahwa beliau adalah seorang raja yang terkenal dan ingin kembali ke masyarakat biasa tanpa diketahui asal muasalnya. Tindakan inilah yang dinamakan namurlaku (semacam penyamaran; terjemahan bebas). Untuk itu kemudian beliau berjalan menuju ke arah tenggara dari arah Pamenang sejauh lebih kurang 10 pal atau lebih kurang 10 km. Dan akhirnya bertempat di Dusun Bulurejo Desa Kawedusan Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Disini beliau berganti nama menjadi Ki Ageng, penduduk setempat menyebutnya Mbah Ageng, yang kemudian berkembang menjadi Ki Ageng Boto Putih sampai sekarang. Konon yang dimakamkan di kawasan pemakaman ini terdiri dari sang Prabu Aji Jayabaya, dewi Sora (Permaisuri Sang Prabu Aji Jayabaya), Prabu Jaya Amijaya serta Dewi Satami (Permaisuri Sang Prabu Jaya Amijaya) Deskripsi: Upacara Adat Boto Putih dilaksanakan oleh masyarakat Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Upacara adat ini dilaksanakan setiap tahun sekali yang jatuh pada bulan Sura pada kalender penanggalan Jawa. Upacara ini bertujuan sebagai ziarah di makam Ki Ageng Boto Putih serta memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.