Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Tenun Ikat - Kediri, Jawa Timur |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Pakaian Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | Insani Suciati, S.Pd. |
| Narasumber | Siti Rukoyah |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KOTA KEDIRI |
| Penginput Data | Supriyanto |
Sejarah:
Tenun ikat di Bandar Kidul Kediri ini sudah ada sejak dahulu. Sulit dipastikan kapan tenun ini telah ada di Bandar Kidul. Menurut para pengrajin tenun ikat di Bandar Kidul bersifat turun temurun dan sekarang telah mencapai 3 turunan. Dahulu produk tenun ikat di Bandar Kidul masih berupa tenun palikat atau kotak. Seiring dengan perkembangan zaman dan karena tenun palikat sudah banyak dibuat dengan mesin maka pada pengrajin tenun Bandar mencari model lain yakni tenun ikat/tenun kembang.
Banyak pengrajin tenun di Bandar kidul salahsatunya kerajinan tenun ikat merk Medali Mas yang didirikan pada tanggal 2702-1989 oleh bapak Munawar. Pada waktu itu mempunyai 2 ATBM dengan 3 karyawan.
Berkat ketekunan dan kemauan yang keras tenun ikat Medali Mas dari tahun ke tahun mengalami kemajuan yang cukup signifikan hingga kini bapak Munawar memiliki 25 ATBM dengan dibantu 60 orang tenaga kerja. Produk yang dihasilkan bermacam-macam yaitu tenun, sarung dan syal.
Deskripsi:
Tenun Ikat ATBM adalah singkatan dari Alat Tenun Bukan Mesin adalah tenun ikat yang dibuat oleh tangan tanpa bantuan mesin yang modern seperti pabrik, oleh sebab itu waktu pengerjaan tenun ikat sangat lama karena memerlukan banyak tahap dan bantak proses alur kerja. Ada 14 tahap dari benang putih sampai menjadi kain. Setiap tahap/alur kerja itu dibutuhkan tenaga kerja khusus dibidang tersebut. Jadi tenun ikat ATBM bisa memberikan lapangan kerja untuk masyarakat khususnya masyarakat sekitar sentra tenun ikat ini.
Proses Tenun Ikat
A. Proses Pembuatan Lusi/Keteng
1. Proses pencelupan benang/pewarnaan yaitu memberikan warna pada benang dari warna dasarnya menjadi warna yang kita inginkan.
2. Pemintalan benang/goben yaitu memintal benang pada kelos
3. Skeer adalah menata benang yang telah dipintal ke bum
4. Grayen yaitu menyambung benang lama yang terdapat pada alat tenun dengan benang baru (benang yang telah ditata di bum)
B. Proses pembuatan pakan/umpan
1. Pemintalan benang/goben
2. Reek yaitu menata benang pada bidangan, bidangan tersebut biasa kami sebut Bak
3. Pemberian motif/desain gambar
4. Pengikatan motif/desain
5. Colet yaitu pemberian warna kombinasi
6. Pencelupan
7. Pelepasan tali/oncek
8. Mengurai benang untuk dijadikan umpan/pakan (mindah)
9. Pemintalan pakan pada palet
10. Proses tenun