Nasi Tiwul - Kab. Wonogiri, Jawa Tengah

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaNasi Tiwul - Kab. Wonogiri, Jawa Tengah
Karya BudayaKemahiran Kerajinan Tradisional
Karya Budaya SubMakanan / Minuman Tradisional
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasBelum diisi
Pencatat Karya BudayaInsani Suciati, S.Pd.
Narasumberhttp://www.108jakarta.com/lifestyle/2013/07/24/21418/Nikmatnya-Sambal-Cabuk-Wonogiri#sthash.y1YRuhR4.dpuf https://www.google.com/search?q=Nasi+tiwul+wonogiri&client=firefox-a&hs=I9f&rls=org.mozilla:en-
ProvinsiJawa Tengah
Kabupaten/KotaKAB. WONOGIRI
Penginput DataM. Raga Putra Ammarsada
Sejarah: Wonogiri di sekitar antara tahun enampuluhan sampai tahun tujuhpuluhan terkenal daerah miskin dan rawan pangan sehingga ada sebagian masyarakat untuk mempertahankan hidupnya sampai mengkonsumsi nasi bekatul yang selayaknya hanya untuk pakan ternak. Namun Alhamdulillah dengan Ridhlo Allah SWT serta kerja keras masyarakatnya yang tidak mudah menyerah maka kerawanan pangan Insyah Allah sudah tidak ada lagi. Untuk mengatasi kerawanan pangan masyarakatnya sudah sejak dahulu sudah melaksanakan variasi makanan misalnya nasi tidak hanya terbuat dari beras tetapi juga dari singkong dan jagung. Deskripsi: Nasi Tiwul terbuat dari tepung gaplek, yakni singkong yang dikeringkan dan ditumbuk. Tiwul biasanya dinikmati bersama ikan asin, parutan kelapa, sambal atau cabuk. Makanan khas yang pertama adalah nasi tiwul. Makanan ini khas-nya Wonogiri. Terbuat dari tepung gaplek, yaitu singkong yang dikeringkan terus ditumbuk. Rasanya manis khas singkong, warnanya kecoklatan. Buat yang tidak biasa, perut mungkin akan terasa panas, makanya biasa dicampur dengan nasi putih. Sebagai pelengkap nasi tiwul, urap, ikan asin dan sambal cabuk terasa pas.