Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | BEDHAK SARE - BANGKALAN, JAWA TIMUR |
Sejarah:
Pada jaman dahulu BEDHÂK SARE merupakan bedak yang khusus diperuntukkan bagi calon pengantin putri. Tujuan pemakaian BEDHÂK SARE agar badannya berbau harum sehingga bisa menambah gairah bagi suaminya. BEDHÂK SARE dipakai oleh calon pengantin putri sejak beberapa hari menjelang hari perkawinan sampai paling tidak 40 hari setelah perkawinan. BEDHÂK SARE hanya khusus dipakai oleh pengantin, jadi wangi pengantin Madura (Bangkalan) itu khas. Jika dia berjalan di jalanan, wanginya terasa khas, jadi orang yang berpapasan akan tahu bahwa dia pengantin baru karena ‘masih bau pengantin’
BEDHÂK SARE terbuat dari bahankulit jeruk purut, mesoyi, pocok, tlembak, dan sari bunga naga.
Cara membuatnya, semua bahan dikeringkan, lalu ditumbuk, dikasih air (direndam sedikit), kemudian dipipis sampai halus. Selanjutnya adonan tersebut ditempelkan pada dinding dalam sebuah baskom/kobokan yang terbuat bukan dari beling, melainkan dari seng/blek. Adonan ditempelkan dengan dipencet-pencet secara tipis merasa di sekeliling permukaan dalam kobokan.
Selanjutnya disediakan cobek kecil untuk tempat arang kreweng, yaitu pecahan genting yang dibakar hingga merah membara, dan di atasnya dikasih dupa. Kemudian kobokan yang didalamnya sudah ditempeli adonan ditutupkan pada arang kreweng tersebut, selama tiga hari. Setiap arang kreweng dingin, dibakar lagi dan ditambah dupa lagi. Selanjutnya, adonan tersebut diambil dan dibentuk bulatan-bulatan kecil, lalu disimpan.
Untuk dupa, bisa dibeli langsung dupa sudah jadi dari toko, atau bikin dupa sendiri dengan bahan sama seperti bahan pembuat BEDHÂK SARE ditambah kayu garuh dan gula batu.
Cara penggunaan, ambil beberapa butiran bedak secukupnya, lalu dikasih sedikit air biar lembek, selanjutnya dibalurkan pada seluruh tubuh.
Deskripsi:
Pada saat ini BEDHÂK SARE sudah banyak dijual di toko-toko sebagai barang jadi. Berbeda dengan pada jaman dahulu. Kalau jaman dahulu, BEDHÂK SARE hnya dibuat oleh seorang dukun kemanten untuk keperluan pengharum badan putri. Jadi kalau bukan pengantin putri tidak mungkin memakai BEDHÂK SARE, karena tidak semestinya dan juga tidak ada yang menjual. Kalau sekarang sudah lain. Siapa saja, kapan saja bisa dan boleh membeli BEDHÂK SARE. Walaupun bagi yang sudah tahu, kalau tidak untuk keperluan pengantin juga tidak akan beli BEDHÂK SARE. Sekarang biasanya BEDHÂK SARE dijual paketan dengan berbagai racikan/ramuan khusus untuk keperluan perkawinan, seperti galian (anga’ paka’an, ratus, bedak, dan lain-lain).