Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Sorong Kasereng: Tari - Kab. Sampang, Jawa Timur |
| Karya Budaya | Seni Pertunjukan |
| Karya Budaya Sub | Seni Tari |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Abdul Rahman |
| Pencatat Karya Budaya | Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M.Hum. |
| Narasumber | Abdul Rahman |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KAB. SAMPANG |
| Penginput Data | M. Raga Putra Ammarsada |
Sejarah:
Tari Sorong Kasereng ditampilkan dengan pakaian baju adat Madura yang dikombinasi dengan sarung bermotif batik khas Sampang itu. Sejarah Tari Sorong Kasereng bermula ketika anak-anak nelayan di daerah pesisir, bermain dengan teman sebayanya di pantai. Sam¬bil bermain, mereka bergembira ria sambil membantu orang tua¬nya yang berprofesi sebagai nelayan menurunkan ikan hasil tangkapannya. Mereka menggunakan wadah bakul yang difungsikan sebagai alat untuk menurunkan ikan dari perahu ke daratan. Mereka terus bergerak menurunkan hasil tangkapan. Gerakan-gerakan anak-anak ini sungguh menjadi pesona. Berdasarkan kebiasaan itu, kemudian muncul Tari Sorong Kasereng. Nama itu dapat diartikan sebagai ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur kepada Allah SWT. atas hasil tangkapan ikan yang melimpah.
Deskripsi:
Masyarakat Madura menyimpan banyak kesenian tradisional. Salah satunya adalah Tari Sorong Kasereng di Kabupaten Sampang. Tarian ini menggambarkan tentang aktivitas yang sering dimainkan anak nelayan saat air laut pasang ketika mereka membantu para orang tuanya menurunkan ikan hasil tangkapan dari perahu. Sebuah ekspresi kegembiraan atas rezeki dari laut yang diberikan oleh Tuhan.
Kini, Tari Sorong Kasereng sering juga ditampilkan dalam even yang dihadiri oleh pejabat. Tari ini koreografinya dibuat oleh Abdul Rahman dari Kikana Rahman Art Produktion. Tari Sorong Kasereng juga diiringi dengan alunan musik khas Madura yang disebut Saronen. Gerakan tari, iringan, dan ide dasarnya berasal dari tradisi khas Madura khususnya Sampang.
Untuk melengkapi keelokan daan kekhasan Madura, penari juga dihiasi aneka pernak-pernik pakaian seperti bunga yang dikenakan sanggul kepala, serta gelang di bagian kaki kiri, ditambah kombinasi pakaian khas bermotif batik Sampang. Banyak kalangan berharap batik-batik Sampang padu padan dengan tarian ini dengan menampilkan fragmentasi suasana anak-anak nelayan tersebut.
Gerakan gemulai penari Tari Sorong Kasereng tidak bisa lepas dari irama musik. Kedua tangan penari sesekali terlempar gemulai seiring alunan musik Saronen.