Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | GULAT OKOL - Surabaya, Jawa Timur |
| Karya Budaya | Adat Istidat Masyarakat |
| Karya Budaya Sub | Perayaan - Perayaan |
| Kondisi Saat Ini | Sedang Berkembang |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Yoga |
| Pencatat Karya Budaya | Subiyantoro, S.Sn. |
| Narasumber | Mbah Seniman |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KOTA SURABAYA |
| Penginput Data | Subiyantoro, S.Sn. |
Gulat okol adalah gulat tradisional yang dilakukan oleh masyarakat Desa Made Timur, Kec. Sambikerep, Surabaya Barat, Jawa Timur. Dahulu gulat okol dilakukan benar-benar untuk melumpuhkan lawan dan didasari permusuhan. Namun sekarang kegiatan ini dilakukan hanya untuk senang-senang atau hiburan disamping untuk melestarikan tradisi. Gulat okol ini dilakukan oleh laki-laki, anak-anak kecil berusia sekitar 8 tahunan, dan juga oleh kaum perempuan atau ibu-ibu.
Sebelum acara dimulai para pemain melepas baju dan hanya mengenakan celana pendek. Kemudian panitia memakaian udeng dan selendang di pinggang pemain. Selendang tersebut difungsikan sebagai pegangan lawan agar tidak bermain curang seperti dicakar atau pukulan yang membahayakan. Permainan dilakukan di atas pasir atau tanah yang dialasi jerami agar tidak menimbulkan luka jika pemain terjatuh. Seorang pemain gulat okol dinyatakan menang jika berhasil menjatuhkan lawan mainnya. Hadiah dari permaian ini adalah segelas air dan kaos oblong dari sponsor. Gulat okol merupakan salah satu rangkaian acara sedekah bumi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Made.