Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Sanggar Tari Rewe-rewe - Kab. Bantul, D.I. Yogyakarta |
| Karya Budaya | Seni Pertunjukan |
| Karya Budaya Sub | Seni Tari |
| Kondisi Saat Ini | Sedang Berkembang |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | -Data Pelaku Komunitas belum ada- |
| Pencatat Karya Budaya | Dwi Hastuti, S.Pd. |
| Narasumber | .....2009, Laporan Kegiatan Workshop dan Festival Seni Tradisi, Yogyakarta, BPSNT |
| Provinsi | DI Yogyakarta |
| Kabupaten/Kota | KAB. BANTUL |
| Penginput Data | M. Raga Putra Ammarsada |
Sejarah :
Sanggar tari Rewe-rewe yang beralamat di Jomegaan, Ngestiharjo, Kasihan, bantul berdiri tanggal 8 September 2001. Sanggar tari tersebut didirikan atas dasar kecintaan terhadap seni tradsional, selain itu juga loyalitas mereka terhadap lingkungan budaya peninggalan leluhur. Sanggar tari Rewe-rewe diketuai oleh Drs. Yoto.
Deskripsi:
Rewe-rewe merupakan grup kesenian tradisional yang diketuai oleh Bp. Drs. Yoto.
Identitas grup Rewe-rewe :
- Grup Rewe-rewe atau dalam bahasa jawa Riwe-riwe hanya saja penyebutan kata riwe-riwe yang berarti bercucuran dalam bahasa sehari-hari biasa disebut rewe-rewe.
- Grup ini terbentuk pada tanggal 8 September 2001 di dukuh Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
- Semua anggota grup ini adalah warga Jomegatan Ngestiharjo. Dalam perkembangannya anggota grup ini didukung oleh seniman-seniwati Jogja yang komit terhadap seni tradisional kerakyatan. Jumlah personil grup hingga kini kurang lebih 80 orang, terdiri dari warga Jomegatan sendiri, dan seniman Jogja.
Bentuk Kegiatan :
Rewe-rewe merupakan grup kesenian yang berkompeten dalam bidang kesenian khususnya tari di mana yang menjadi backgrounya adalah tari tradisional.
Selama grup kesenian Rewe-rewe berdiri hingga kini banyak sekali penghargaan yang diterima, baik di tingkat lokal maupun nasional.