Asal Mula Nama Dukuh Samong - Pemalang, Jawa Tengah

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaAsal Mula Nama Dukuh Samong - Pemalang, Jawa Tengah
Karya BudayaTradisi dan Ekspresi Lisan
Karya Budaya SubCerita Rakyat
Kondisi Saat IniTerancam Punah
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasBelum diisi
Pencatat Karya BudayaYustina Hastrini Nurwanti, S.S.
NarasumberDrs. Sultanto
ProvinsiJawa Tengah
Kabupaten/KotaKAB. PEMALANG
Penginput DataRizki Dian Saputra
Sejarah: - Deskripsi: Karena di Tenggulun/Trenggulun merasa belum aman, maka Among Jiwo beserta keluarga dan para santrinya bertempat tinggal tetap di daerah ini sembari menyebarkan ajaran agama Islam. Sebagaimana kisah di atas, bahwa Among Jiwo adalah orang yang diutus untuk pergi belajar ilmu agama (Islam) di Kesultanan Banten/ekspansi ke Banten, akan tetapi ternyata tidak sampai di tujuan dan terdampar di Kaliprau lalu menetap di Rowosari, maka dicarilah Among Jiwo oleh utusan dari Kesultanan Demak yang dari Banten. Ketika utusan tersebut sampai di Rowosari, beliau menanyakan tentang keberadaan Among Jiwo atau keluarganya kepada masyarakar/warga yang ditemuinya, terjadilah suatu dialog : Utusan : apakah bapak tahu tempat tinggal Syeh Among ? Warga : saya tahu, beliau ada di sana di desa sebelah, bapak mau kesana? Utusan : Ya, saya mau ke Syeh Among. (lalu utusan tersebut diantar oleh warga setempat ke rumah keluarga Among Jiwo). Namun utusan tersebut hanya bertemu dengan Among Sari (istri Among Jiwo) dan tidak berjumpa dengan Among Jiwo karena sudah meninggal dunia. Lalu utusan tersebut menanyakan kepada Among Sari : Utusan : theng pundi Among Jiwo dipun sareaken? (di mana Among Jiwo dimakamkan?) Among Sari : theng kulon (=di barat; maksudnya Among Jiwo telah dimakamkan di sekitar padepokan/pondok pesantrennya di Desa Rowosari). Penyebutan Syeh Among inilah yang kemudian oleh warga masyarakat pada waktu itu menjadi kata Samong, dan hingga sekarang nama tersebut telah diabadikan dan dijadikan salah satu nama sebuah desa di Kecamatan Ulujami, yaitu Desa Samong dan kata Theng Kulon inilah kemudian menjadi Thenggulon/Tenggulun atau Trenggulun.