Peralatan Produksi Tradisional di DIY - Sleman, DIY

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaPeralatan Produksi Tradisional di DIY - Sleman, DIY
Karya BudayaPengetahuan dan Kebiasaan Perilaku
Karya Budaya SubKearifan Lokal
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasSuku Bangsa Jawa - Pakem
Pencatat Karya BudayaDrs. Sukari
NarasumberIsni Herawati dan Sumintarsih,1989-1990.Peralatan Produksi Tradisional dan Perkembangannya.Jakarta: Proyek IPNB.
ProvinsiDI Yogyakarta
Kabupaten/KotaKAB. SLEMAN
Penginput DataJuliana Amalia Warman
Sejarah : Peralatan produksi tradisional yang di gunakan di desa/kelurahan tampak terdapat perbedaan karena kondisi alam atau mempunyai karakteristik berbeda. Kelurahan Harjobimangun merupakan daerah perbukitan terletak di lereng gunung merapi dengan ketinggian 500-1500 m di atas permukaan laut, permukaan tanah sebagian miring berbukit-bukit, namun area pertanian termasuk subur. Sedangkan Kelurahan Wijimulyo, merupakan perbukitan dengan ketinggian 50-500 m di atas permukaan air laut dengan permukaan tanah kurang subur. Dari dua kelurahan ini dalam pengolahan sawah di kelurahan Harjobimangun masih menggunakan peralatan sederhana, di Kelurahan Wijimulya sudah menggunakan peralatan baru atau sudah tersentuh mekanisasi pertanian. Deskripsi : Kelurahan Harjobinangun merupakan gambaran dari sebuah desa yang belum tersentuh mekanisasi pertanian, sedangkan kelurahan Wijimulyo merupakan gambaran dari sebuah desa yang tersentuh mekanisasi pertanian. Penggunaan peralatan terutama dalam pengolahan sawah ada yang masih tradisional, ada yang sudah peralatan baru karena beberapa faktor. Faktor tersebut: keadaan geografis, pengetahuan dan pengalaman petani mampu menilai perubahan peralatan yang menguntungkan dan merugikan dan teknik penyuluhan dalam memperkenalkan teknologi baru kepada petani. Perubahan cara dan alat-alat yang di gunakan dalam pengolahan sawah di alami ke dua kelurahan terutama jenis padi yang ditanam, pemeliharaan tanaman padi dan pengolahan hasil. Penggunaan alat-alat baru dalam pengolahan tanah, pemungutan hasil, pemrosesan membawa dampak kelangsungan kesempatan kerja bagi buruh tani, seperti tumbuk padi dengan huller, bajak dengan traktor. Untuk kelurahan Wijimulyo tidak begitu terasa karena mempunyai sambilan berupa kerajinan tenun, sedangkan di Harjobinangun umumnya menjadi pedagang kecil di pasar.