Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Nilai-nilai Kemasyarakatan pada Masyarakat Using di Banyuwangi - Banyuwangi, Jawa Timur |
| Karya Budaya | Pengetahuan dan Kebiasaan Perilaku |
| Karya Budaya Sub | Pengetahuan Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Suku Bangsa Jawa (komunitas Using) - Banyuwangi |
| Pencatat Karya Budaya | Drs.Ambar Adrianto |
| Narasumber | Sutrisno (65 th), Prof. DR. S. Budhisantoso. 1994/1995. Nilai-nilai Kemasyarakatan pada Masyarakat Using di Banyuwangi. Jakarta: Depdikbud. |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KAB. BANYUWANGI |
| Penginput Data | Juliana Amalia Warman |
Sejarah : Menurut informan, dulu penduduk Kemiren merupakan pendatang dari desa Licin yang ada di sebelah baratnya. Di desa ini ada makam cikal bakal desa yang dikeramatkan hingga kini, yakni suami isteri mbah Cilik.
Sampai sekarang masyarakat Using di Kemiren masih memegang kuat tradisi dan nilai-nilai kemasyarakat, baik dalam aktivitas sosial maupun ritual. Keterikatan antar warga begitu kuat sehingga mereka enggan meninggalka desanya. Mereka secara rutin menyelenggarakan berbagai upacara tradisional, seperti selamatan atau kenduri dan lembaga adat yang mencerminkan nilai-nilai kultural dan nilai kemasyarakatan yang sering diidentikan dengan ilai gotong-royong.
Deskripsi : Studi tentang nilai-nilai kemasyarakatan ini dilakukan pada komunitas Using di Desa Kemiren (Banyuwangi) pada tahun 1994/1995. Beberapa aspek yang diteropog, antara lain: kelompok kekerabatan, strativikasi sosial, organisasi sosial, pola kepemimpinan, gotong-royong (upacara perkawinan), membangun rumah, arisan, duka cita dan kerja bhakti.
Adapun tujuan utama dari penelitian ini adalah ingin memperoleh gambaran yang jelas tenatng aspek sosial budaya masyarakat pedesaan. Pada gilirannya nanti ini merupakan masukan (input) dalam menyusun kebijakan pembinaan dan pengembangan kebudayaan di tingkat lokal, regional, maupun rasional.