Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaSistim Pengetahuan Tradisional dalam Bidang Matapencaharian - Sleman, DIY
Sejarah : Sistem pengetahuan banyak di kenal oleh berbagai suku bangsa di Indonesia. Sistem tersebut berhubungan erat dengan situasi dimana suku bangsa itu hidup dan menggantungkan hidupnya. Pemahaman akan situasi dan kondisi lingkungan tersebut akan membentuk kebudayaan suku bangsa yang bersangkutan. Setiap masyarakat yang bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu cenderung akan memiliki seperangkat sistem pengetahuan tradisional yang spesifik di wilayah itu. Mereka akan memahami mengenai habitat, alam lingkungan, sosial dan budaya lokal. Oleh sebab itu, pemahaman masyarakat yang hidup di kawasan pantai cenderung akrab dengan laut sebagai arena mencari makan. Berbeda dengan masyarakat pegunungan, mereka lebih mengenal lahan pertanian sebagai sumber daya hidupnya, antara lain: sistem irigasi, tanah, flora, fauna, dan teknik penanaman. Deskripsi : Studi tentang pengetahuan tradisional ini dilakukan di Desa Argomulyo, Kec. Cangkringan, Kab. Sleman, Prov. DIY. Adapun substansi dari penelitian ini, antara lain (a) pengetahuan tentang alam sekitar, pengetahuan tentang proses produksi, pengetahuan tentang konsumsi, pengetahuan tentang distribusi dan (b) faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sistem pengetahuan tradisional dalam bidang matapencaharian. Fungsi pokok studi lapangan ini adalah untuk mengetahui sistem pengetahuan tradisional dalam bidang matapencaharian hidup masyarakat tertentu. Ini sangat penting untuk menentukan kebidjakan pembangunan di tingkat lokal.