Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Makanan Tradisional Surabaya: Rujak Cingur - Surabaya, Jawa Timur |
| Karya Budaya | Kemahiran Kerajinan Tradisional |
| Karya Budaya Sub | Makanan / Minuman Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Penetapan |
| Pelaku Komunitas | Belum diisi |
| Pencatat Karya Budaya | Drs. Tugas Tri Wahyono |
| Narasumber | http://id.wikipedia.org/wiki/rujak_cingur |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten/Kota | KOTA SURABAYA |
| Penginput Data | Juliana Amalia Warman |
Sejarah : Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah-buahan, seperti ketimun, krei, bengkoang, mangga muda, nanas, dondong dan ditambah lontong, tahu tempe, bendoyo dan cingur serta sayur-sayuran seperti kecambah atau tauge, kangkung dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olehan petis udang, air matang, gula atau gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis-tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang kluthuk). Semua saus atau bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek.
Deskripsi : Salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur adalah rujak cingur. Daerah asal rujak cingur yakni Surabaya, kemudian menyebar kedaerah-daerah lainnya di Jatim.