Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | KETOPRAK ONGKEK - Sleman, DIY |
| Karya Budaya | Seni Pertunjukan |
| Karya Budaya Sub | Seni Teater |
| Kondisi Saat Ini | Terancam Punah |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Ki Sancaka |
| Pencatat Karya Budaya | Suyami, M.Hum. |
| Narasumber | Ki Sancaka |
| Provinsi | DI Yogyakarta |
| Kabupaten/Kota | KAB. SLEMAN |
| Penginput Data | Dwi Hastuti, S.Pd. |
Ketoprak oengkek adalah seni pertunjukan Jawa semacam ketoprak. Perbedaan ketoprak ongkek dengan ketoprak pada umumnya, terletak pada iringan dan sarana lampu penerangan. Dalam ketoprak ongkek, para pemain dalam memasuki dan meninggalkan panggung dilakukan sambil menari. Lampu penerangan dalam seni pertunjukan ketoprak ongkek harus dilengkapi dengan dua boah obor yang diletakkan pada kedua ujung kerangka terbuat dari bambu yang disebut ’ongkek’. Musik pengiring dalam seni pertunjukan ’ketoprak ongkek’ berupa rebana dan angklung. Adapun cerita yang diangkatg atau dilakonkan dalam seni pertunjukan ini bermacam-macam, seperti lakon ketoprak pada umumnya. Diantaranya adalah lakon ’Suminten Edan’, ’Jaka Puring’ ’Anglingdarma’, dan lain sebagainya. Para pemain, dalam menari pada waktu memasuki dan meninggalkan panggung harus memutari ongkek dan kedua lampu obornya.