Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Asal Mula Nama Tempat Gunung Prajurit dan desa woro - Kab Rembang, Jawa Tengah |
| Karya Budaya | Tradisi dan Ekspresi Lisan |
| Karya Budaya Sub | Cerita Rakyat |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | -Data Pelaku Komunitas belum ada- |
| Pencatat Karya Budaya | Yustina Hastrini Nurwanti, S.S. |
| Narasumber | Ani Rostiyati, dkk, Cerita Rakyat Di Daerah Rembang Kajian Awal Tentang Fungsi Cerita Rakyat Pada Masyarakat Pendukungnya. Depdikbud : Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional, Yogyakarta,1991/1992 |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. REMBANG |
| Penginput Data | Emi Ratnawati |
Tokoh Noyosentiko merupakan figur yang menjadi kebanggaan karena kepahlawanannya. Noyosentiko merupakan prajrit P. Diponegoro. Sewaktu P. Diponegoro tertangkap Belanda dengan cara tipu-muslihat, sebagian dari pengikutnya ada yang meneruskan perjuangan secara sembunyi-sembunyi. Salah satu yang meneruskan perjuangannya adalah Noyosentiko. Noyosentiko menyamar sebagai orang biasa yang selalu membela kepentingan masyarakat. Karena suatu peristiwa, Noyosentiko berkeinginan berjuang melawan penjajah. Dalam setiap perjalanannya ke tempat-tempat tertentu, ada kisah yang menyertainya. Nama tempat tersebut disesuaikan dengn kejadian/peristiwa yang menyertainya.