Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Asal Mula Kota Rembang, Rembang, Jawa Tengah |
| Karya Budaya | Tradisi dan Ekspresi Lisan |
| Karya Budaya Sub | Cerita Rakyat |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | -Data Pelaku Komunitas belum ada- |
| Pencatat Karya Budaya | Yustina Hastrini Nurwanti, S.S. |
| Narasumber | Ani Rostiyati, dkk, Cerita Rakyat Di Daerah Rembang Kajian Awal Tentang Fungsi Cerita Rakyat Pada Masyarakat Pendukungnya.Depdikbud : Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional, Yogyakarta, 1991/1992. |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. REMBANG |
| Penginput Data | Emi Ratnawati |
Arti Kata Rembang berasal dari kata kerem-kerem kumambang dan rembangan. Kerem-kerem kumambang diambil dari suatu peristiwa ketika ada perahu yang ditumpangi seorang putri dari Cina akan pergi ke Majapahit. Perahu tersebut diombang-ambingkan ombak besar ditengah-tengah lautan. Seolah-olah perahu itu timbul dan tenggelam di permukaan ombak laut sehingga disebut oleh orang Jawa kerem-kerem kumambang.
Kata Rembangan terkait dengan pembabatan hutan bakau. Rembang dahulu merupakan teluk, yang dibuktikan dengan melihat kedaan jalan dari Lasem ke Rembang yang menurun. Sedangkan dari Lasem ke arah timur jalannya menanjak. Rembang dahulu merupakan daerah yang cekung berupa laut. Endapan yang terjadi menjadikan permukaan laut menjadi dangkal dan menjadi pantai. Pantai banyak ditumbuhi hutan bakau. Banyaknya pedagang Cina yang datang, diperlukan pengembangan dan perluasan tempat tinggal. Perluasan tempat tinggal dilakukan pembabadan hutan bakau. Cara pemotongan dalam pembabadan hutan tersebut dengan rembangan.