Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Naskah Kuno : Serat Wulang Brata Sunu karya Raden Ngabehi Reksadipura |
| Karya Budaya | Tradisi dan Ekspresi Lisan |
| Karya Budaya Sub | Naskah Kuno |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Suku Bangsa Jawa |
| Pencatat Karya Budaya | Dra. Titi Mumfangati |
| Narasumber | â€Ajaran Moral dalam Serat Wulang Brata Sunu karya R.Ng Reksadipura†oleh Titi Mumfangati dalam Patrawidya vol 6 No 1 Maret 2005 |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KOTA SURAKARTA |
| Penginput Data | Arni Devi Fitriani |
Sejarah :
Serat Wulang Brata Sunu koleksi Perpustakaan Rekso Pustoko Mangkunegaran. Naskah setebal 30 halaman berukuran 21 cm X 32,5 cm. Teks dalam tembang macapat berjumlah 6 pupuh : Pucung, Kinanthi, Gambuh, Sinom, Megatruh. Penulis Serat Wulang Brata Sunu adalah Raden Ngabehi Reksadipura pada tanggal 27 Besar 1771 atau 28 Januari 1843 M.
Deskripsi :
Serat Wulang Brata Sunu berisi ajaran yang ditujukan kepada seorang anak yang pantas untuk dipelajari dan diterapkan pada masa sekarang. Serat ini berisi pesan-pesan yang mendidik yang sangat baik untuk diteladani. Brata : tindak-tanduk atau perbuatan Sunu : anak Bratasunu adalah ajaran mengenai tingkah laku atau tindak –tanduk yang harus dipatuhi oleh seorang anak.