Pulung Gantung : Bunuh Diri dengan cara menggantung - Ponjong, Kab. Gunung Kidul, DI Yogyakarta

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaPulung Gantung : Bunuh Diri dengan cara menggantung - Ponjong, Kab. Gunung Kidul, DI Yogyakarta
Karya BudayaPengetahuan dan Kebiasaan Perilaku
Karya Budaya SubPengetahuan Tradisional
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasSubandi
Pencatat Karya BudayaNoor Sulistyo Budi, SH
NarasumberNoor Sulistyo Budi, SH, tahun 2001, Patra Widya, BPSNT, Yogyakarta
ProvinsiDI Yogyakarta
Kabupaten/KotaKAB. GUNUNG KIDUL
Penginput DataArni Devi Fitriani
Sejarah : Kepercayaan masyarakat mati dengan cara mengganting diri Deskripsi : Pulung gantung adalah nama lain dari bunuh diri dengancara menggantung, di percaya oleh sebagian masyarakat pedesaan yang bertempat tinggal di kawasan Wonosari, Gunung Kidul, Bila seorang merasa hati dan pikiran resah, putus asa jalan pintas yang dilakukan adalah bunuh diri dengan cara menggantung. Ada kepercayaan bahwa. Sebelum terjadi ada orang yang akan mati dengan cara menggantung, ditandai dengan malam hari sebelumnya ada sinar merah yang menyala menyerupai tali besar (Jawa tampar) yang jatuh. Dimana perkampungan atau atap rumah yang kejatuhan sinar itu tidak seberapa waktu yang lama dapat dipastikan ada orang yang mati dengan cara menggantung diri.