Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Dolalak Sidomulyo : Jidus, Bangilun, Angguk - Kab. Purworejo, Jawa Tengah |
| Karya Budaya | Seni Pertunjukan |
| Karya Budaya Sub | Seni Suara |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Penetapan |
| Pelaku Komunitas | Dolalak, Sidomulyo |
| Pencatat Karya Budaya | Drs. Mudjijono, M. Hum |
| Narasumber | Adi Warno |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten/Kota | KAB. PURWOREJO |
| Penginput Data | Arni Devi Fitriani |
Sejarah :
Dolalak banyak diperkirakan berasal dari kota-kota tangga nada Do-la-la, kemudain diucapkan dengan lafal daerah menjadi dolalak. Pengucapan/sebutan tersebut ada yang berpendapat alur kesenian tradisional pada waktu itu banyak disenagi atau diminati oleh serdadu Belanda yang berada di wilayah Purworejo. Bahkan ada yang beranggapan kesenian tradisional tersebut diciptakan sedikit banyak atas pengaruh kehidupan tangsi, sehingga model pakaian dan perlengkapannya ada kesamaan dengan pakaian serdadu Belanda.
Deskripsi :
Dolalak saat ini baru dikenal oleh masyarakat Purworejo dan sekitarnya. Kesenian tersebut telah mengalami pasang surut. Saat ini kesenian itu banyak dipentaskan saa ada hajatan atau upacara hari besar atau menyambut kedatangan tamu.
Mendem merupakan bagian dari kesenian itu yang banyak di tunggu oleh penontonnya, terlebih jika penarinya para gadis.