Data Teknis
| Kategori | Warisan Budaya |
| Kategori Sub | Warisan Budaya |
| No Inventaris | - |
| Nama | Upacara Grebeg Ngenep Dadap Ayu, Gunung Kidul - Kab. Gunung Kidul, DIY |
| Karya Budaya | Adat Istidat Masyarakat |
| Karya Budaya Sub | Upacara Tradisional |
| Kondisi Saat Ini | Masih Bertahan |
| Status Budaya | Pencatatan |
| Pelaku Komunitas | Suku Bangsa Jawa |
| Pencatat Karya Budaya | Drs.Murtjipto |
| Narasumber | Gatot Murniatmo, 2002, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Prop. DIY |
| Provinsi | DI Yogyakarta |
| Kabupaten/Kota | KAB. GUNUNG KIDUL |
| Penginput Data | Arni Devi Fitriani |
Sejarah :
Upacara labuhan atau sedekah laut yang diadakan oleh masyarakast Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari Gunung Kidul DIY, merupakan adopsi upacara labuhan di pantai Baron. Masyarakat Kanigoro sebagian besar hidup sebagai nelayan dan pelaksanaan upacara bertujuan untuk mencari keselamatan dan hasil dari Tuhan. Selain itu memberikan persembahan kepada penguasa laut selatan supaya mendapat keselamatan.
Deskripsi :
Upacara labuhan di saptosari dilaksanakan setahun sekali setiap tanggal 1 Suro dan membuang sesaji ke tengah laut, sebagai ungkapan persembahan kepada penguasa laut selatan. Dengan tujuan mohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan mendapat hasil yang banyak.
Sebelum dilaksanakan diadakan selamatan kenduri di pantai selatan yang dipimpin oleh juru kunci setelah acara kenduri di pantai dilanjutkan upacara labuhan. Sebelumnya diawali laporan ketua panitia dan di tengah sambutan dalam pelaksanaan sesaji di labuh dan di buang ditengah laut dengan menggunakan perahu kecil dengan mengucap doa kepada Ratu Kidul mohon selamat dan rejeki yang banyak dan segala kebutuhan sesaji yang dipesan oleh nelayan diber ikan banyak.