Arsitektur Tradisional (rumah ibadah) Gereja

Data Teknis
KategoriWarisan Budaya
Kategori SubWarisan Budaya
No Inventaris-
NamaArsitektur Tradisional (rumah ibadah) Gereja
Karya BudayaKemahiran Kerajinan Tradisional
Karya Budaya SubArsitektur Tradisional
Kondisi Saat IniMasih Bertahan
Status BudayaPencatatan
Pelaku KomunitasGereja Puk Sarang Kediri
Pencatat Karya BudayaHisbaron Muryantoro
NarasumberHibaron M, “Gereja Katolik Santa Maria Puk Sarang dalam Perjalanan Sejarah 1936-1986” dalam Patrawidya vol. 9 no. 3, 2008
ProvinsiJawa Timur
Kabupaten/KotaKAB. KEDIRI
Penginput DataArni Devi Fitriani
Sejarah : Gereja Santa Maria Puk Sarang dibangun pada tahun 1936 merupakan prakarsa dari seorang pastur yang bernama Walters. Ia meminta bantuan Maclaine Pant sebagai seorang arsitek untuk membuatkan sebuah gereja dengan model dan gaya Jawa. Permintaan tersebut akhirnya dapat dipenuhi oleh Maclaine Pant. Melalui kerjasama antara Pastur Y. Walters CM, Ir H. Maclaine Pant sebaai pelaksana dan dukungan penduduk Puk Sarang yang bersedia menjadi tenaga kerja, akhirnya pembangunan itu bisa dapat terwujud. Deskripsi : Tempat ibadah yang berupa gereja, gaya arsitekturnya sengaja dibuat / direncanakan mirip candi-candi di Jawa Timur dan Jawa Tengah kuno. Arsitektur gereja ini adalah Ir. Henricus Maclaine Pant atas permintaan seorang pastur dari paroki Kediri yaitu H. Walkers CM. gereja ini dibangun pada tahun 1936. Gaya arsitekturnya sengaja dibikin mirip candi-candi Hindu yang berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah kuno. Gereja berusaha melakukan enkulturasi yaitu kebudayaan lokal sengaja diserap untuk memahamkan ajaran gereja ke komunitas lokalnya. Hingga saat ini gereja kuno ini masih berfungsi sebagai tempat ibadah bagi kaum kristiani. Selain itu oleh pemda dimanfaatkan sebagai tempat tujuan wisata. Gereja ini terletak di wilayah Kelurahan Semen, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.